BPS Catat Neraca Dagang RI Oktober 2025 Surplus 2,39 Miliar Dolar AS

JATIMPEDIA, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia Oktober 2025 mengalami keuntungan (surplus) sebesar 2,39 miliar dolar AS, dengan rincian ekspor 24,24 miliar dolar AS dan impor 21,84 miliar dolar AS.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, menyampaikan untuk ekspor produk nasional hingga Oktober meningkat 6,96 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara impor sedikit mengalami kenaikan yakni 2,19 persen yoy.

Surplus ini disebabkan oleh nilai ekspor masih tercatat sebesar 24,24 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan impor 21,84 miliar dolar AS.

Surplus diperkirakan berada di US$3,69 miliar, turun dibandingkan surplus September yang mencapai 4,34 miliar dolar AS.

Ekonom Bank Mandiri menilai penyempitan surplus ini sejalan dengan melemahnya ekspor komoditas utama di tengah penurunan harga global, sementara impor meningkat menjelang akhir tahun karena kebutuhan restocking industri dan kenaikan permintaan energi. Mereka mencatat bahwa sejumlah komoditas seperti batu bara dan nikel mengalami koreksi harga, sedangkan impor migas dan barang modal mulai merangkak naik.

"Penyempitan surplus terutama dipengaruhi pelemahan ekspor dan kenaikan impor menjelang Nataru. Permintaan dalam negeri mulai menguat, tetapi kondisi harga komoditas global menahan kinerja ekspor," ujar tim ekonom OCE Bank Mandiri.

Berita Terbaru