<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>Jatim Pedia</title>
                <atom:link href="https://jatimpedia.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://jatimpedia.id/</link>
                <description>Update berita dan informasi seputar Jawa Timur dan sekitarnya</description>
                <lastBuildDate>Thu, 15 Oct 2026 22:50:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://jatimpedia.id/</generator>
                <image>
                    <url>https://cdn.jatimpedia.id/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>Jatim Pedia</title>
                    <link>https://jatimpedia.id/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Bupati Subandi Minta Percepatan Penyelesaian Betonisasi Jalan Gedengan-Betro]]></title>
                    <link>https://jatimpedia.id/news-19002-bupati-subandi-minta-percepatan-penyelesaian-betonisasi-jalan-gedengan-betro-</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimpedia.id/news-19002-bupati-subandi-minta-percepatan-penyelesaian-betonisasi-jalan-gedengan-betro-</guid>
                    <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 06:33:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendesak pelaksana proyek percepatan betonisasi Jalan Gedangan–Betro untuk mengejar pengerjaan yang mengalami keterlambatan. Selai]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jatimpedia.i"><strong>JATIMPEDIA, Sidoarjo</strong></a> -&nbsp;Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendesak pelaksana proyek percepatan betonisasi Jalan Gedangan&ndash;Betro untuk mengejar pengerjaan yang mengalami keterlambatan. Selain percepatan fisik jalan, penataan kawasan dan normalisasi sungai di sekitarnya diinstruksikan berjalan terpadu guna meminimalkan risiko banjir.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;Desakan tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM SDA) Sidoarjo Mukhammad Makhmud, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), konsultan pengawas, dan kontraktor, Senin 12 Oktober 2026.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;Subandi mengungkapkan, pengerjaan proyek senilai sekitar Rp 23 miliar tersebut mencatatkan deviasi fisik hingga hampir 10 persen. Padahal, proyek infrastruktur ini ditargetkan tuntas sepenuhnya pada Desember 2026.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;&rdquo;Masih ada deviasi 10 persen dari target yang harus dicapai hampir 34 persen dan bulan Desember 2026 harus selesai,&rdquo; kata Subandi di Sidoarjo, Senin.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;Ia meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi serta mengevaluasi kendala di lapangan. Penanganan utilitas seperti jalinan kabel optik, penerangan jalan umum, hingga keberadaan bangunan dan warung di sempadan yang berpotensi menghambat konstruksi harus segera diselesaikan.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;Menurut Subandi, peningkatan jalan tidak akan optimal jika tak diimbangi dengan perbaikan drainase dan sungai di sekitarnya.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;&rdquo;Anggaran jalan ini kurang lebih Rp 23 miliar. Kalau sudah dilakukan pembangunan, sekalian kita benahi sungainya agar normalisasi juga berjalan. Harapan kita, jalannya bagus dan normalisasi sungai juga terlaksana,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;Guna memastikan pengerjaan berjalan sesuai standar dan linimasa, pengawasan berkala wajib dilakukan minimal setiap pekan. Perkembangan proyek juga diharuskan terintegrasi ke dalam sistem pemantauan e-Kenda.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;&rdquo;Kalau masih ada deviasi, harus segera dicarikan solusi bersama. PPK dan konsultan pengawas harus terus berkoordinasi serta mengevaluasi perkembangan pekerjaan setiap minggu. Saya ingin pembangunan ini selesai tepat waktu, tidak molor karena kurangnya koordinasi,&rdquo; tegas Subandi.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;Pemerintah daerah menegaskan tidak segan memberikan teguran resmi sesuai regulasi kepada pelaksana proyek yang terbukti menyalahi ketentuan atau gagal memenuhi target ketepatan waktu.</p>
<p>&lrm;</p>
<p>&lrm;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.jatimpedia.id/po-content/uploads/2026/10/bupati-subandi-betro.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Bupati Sidoarjo Subandi saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek Betro-Gedengan bersama instansi terkait]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Arif]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Harga BYD Seal dan Sealion 7 Naik Signifikan, Seal Tembus Rp869 Juta]]></title>
                    <link>https://jatimpedia.id/news-18997-harga-byd-seal-dan-sealion-7-naik-signifikan-seal-tembus-rp869-juta</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimpedia.id/news-18997-harga-byd-seal-dan-sealion-7-naik-signifikan-seal-tembus-rp869-juta</guid>
                    <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 22:48:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Harga BYD Seal dan Sealion 7 naik signifikan pada Oktober 2026. Seal Rp869 juta, Sealion 7 Rp879 juta. Penyegaran baterai dan berakhirnya insentif jadi penyebab]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jatimpedia.id/"><strong>JATIMPEDIA, Jakarta &ndash;</strong></a> PT BYD Motor Indonesia resmi menyesuaikan harga dua model andalannya, BYD Seal dan BYD Sealion 7, pada Oktober 2026. Kenaikan yang cukup signifikan terjadi pada kedua model tersebut, dengan selisih mencapai ratusan juta rupiah dibandingkan harga sebelumnya.</p>
<p>BYD Seal Premium Extended Range kini dibanderol Rp869 juta, naik sekitar Rp230 juta dari harga sebelumnya Rp639 juta. Sementara itu, BYD Sealion 7 varian Extended 5-seater kini dipasarkan dengan harga Rp879 juta, naik Rp250 juta dari harga sebelumnya Rp629 juta.</p>
<p>Head of Marketing, PR & Government Relation PT BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan, menyatakan bahwa penyesuaian harga ini berkaitan dengan penyegaran produk, khususnya pada aspek jarak tempuh dan kapasitas baterai. "Dikarenakan terdapat penyegaran produk, khususnya di jarak tempuh atau kapasitas baterai, serta terdapat new color option yang lebih cerah," ujar Luther.</p>
<p><strong>Spesifikasi Baterai dan Jarak Tempuh</strong></p>
<p>Kedua model kini dibekali baterai berkapasitas 82,56 kWh. BYD Seal diklaim mampu menempuh jarak hingga 650 kilometer, sedangkan BYD Sealion 7 mencapai 567 kilometer berdasarkan metode NEDC. BYD juga menghadirkan pilihan warna baru, yaitu Lavender Grey, untuk kedua model tersebut.</p>
<p><strong>Penyebab Kenaikan Harga</strong></p>
<p>Selain penyegaran produk, perubahan kebijakan insentif pemerintah turut memengaruhi harga jual. Sebelumnya, pemerintah memberikan insentif untuk mobil listrik yang diimpor secara utuh (CBU). Namun, fasilitas tersebut tidak lagi diberikan sejak awal tahun 2026. Berakhirnya kebijakan ini membuat produsen perlu menyesuaikan strategi bisnis, terutama bagi merek yang masih mengandalkan pasokan kendaraan dari luar negeri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.jatimpedia.id/po-content/uploads/2026/10/byd-sealion-7-and-seal.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[BYD Seal dan  BYD Sealion 7 di ajang GIIAS 2026. Foto: Gridoto]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Taufiq]]></dc:creator><category><![CDATA[Otomotif]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Hyundai Neira Segera Meluncur di Indonesia, Incar Segmen Keluarga dengan Konfigurasi 7-Seater]]></title>
                    <link>https://jatimpedia.id/news-18995-hyundai-neira-segera-meluncur-di-indonesia-incar-segmen-keluarga-dengan-konfigurasi-7-seater</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimpedia.id/news-18995-hyundai-neira-segera-meluncur-di-indonesia-incar-segmen-keluarga-dengan-konfigurasi-7-seater</guid>
                    <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 21:47:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Hyundai Neira segera meluncur di Indonesia. Mobil listrik 7-seater untuk keluarga ini akan diproduksi lokal dan siap penuhi TKDN 60 persen.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jatimpedia.id/"><strong>JATIMPEDIA, Jakarta &ndash;</strong></a> PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memastikan mobil listrik terbarunya, Hyundai Neira, akan segera meluncur di pasar otomotif nasional. Kendaraan listrik dengan konfigurasi tujuh penumpang tersebut kini memasuki tahap persiapan akhir dan diproyeksikan mengisi segmen kendaraan listrik keluarga yang selama ini masih jarang tersentuh.</p>
<p>Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, menyatakan bahwa proses pengembangan dan persiapan peluncuran Neira berjalan dengan baik. Hyundai juga masih memanfaatkan sejumlah agenda di Jakarta dan beberapa kota besar sebagai bagian dari rangkaian menuju peluncuran mobil listrik tersebut.</p>
<p>"Progresnya bagus," ujar Frans saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (7/10/2026).</p>
<p>Menurutnya, sejumlah agenda Hyundai yang masih berlangsung di Jakarta dan beberapa kota besar akan menjadi bagian dari rangkaian menuju pengenalan Neira. Fransiscus tidak memastikan nama pameran yang akan dimanfaatkan, namun diketahui pada November mendatang Gaikindo akan menggelar pameran Gaikindo Auto Week pada 20-29 November 2026.</p>
<p><strong>Mengusung Konfigurasi 7-Seater untuk Keluarga Indonesia</strong></p>
<p>Hyundai Neira diproyeksikan mengisi kendaraan listrik keluarga berkapasitas daya tampung besar. Fransiscus menilai konsep ini sangat relevan dengan kebutuhan maupun karakteristik pengguna di Indonesia.</p>
<p>"Yang jelas, Neira itu seperti yang teman-teman tahu kan 7-seater EV. Nah, 7-seater EV ini kan merupakan ciri khas dari masyarakat Indonesia," ujar Fransiscus.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa kendaraan dengan konfigurasi tujuh penumpang memang menjadi kegemaran masyarakat atau keluarga di Indonesia. Konfigurasi tersebut dinilai sesuai dengan karakter mobilitas masyarakat yang kerap melakukan aktivitas secara berkelompok, mulai dari perjalanan keluarga, mudik, hingga kegiatan seperti arisan.</p>
<p>Dari sisi segmentasi, Neira disebut akan masuk ke kelas B. Namun, Hyundai belum memastikan apakah kendaraan listrik tersebut nantinya dikategorikan sebagai MPV atau SUV.</p>
<p><strong>Prototipe Sudah Diperkenalkan di GIIAS 2026</strong></p>
<p>Model prototipe Neira sudah dikenalkan Hyundai di Indonesia pada Agustus lalu di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Saat itu, Hyundai memamerkan Neira Prototype sebagai perkenalan publik, dan memastikan kendaraan tersebut masuk dalam rencana produksi lokal di fasilitas Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI).</p>
<p>President Director PT Hyundai Motors Indonesia, Kenny Lee, mengatakan Neira menjadi representasi upaya Hyundai menghadirkan kendaraan listrik yang lebih sesuai dengan karakter pasar domestik, terutama bagi konsumen yang membutuhkan kabin luas untuk penggunaan keluarga.</p>
<p><strong>Diproduksi Lokal, Siap Penuhi TKDN 60 Persen</strong></p>
<p>Hyundai memastikan Neira akan diproduksi secara lokal di pabrik HMMI, Cikarang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat basis manufaktur kendaraan listrik di Indonesia sekaligus meningkatkan kandungan lokal produk yang dipasarkan.</p>
<p>Terkait kesiapan menghadapi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60 persen yang mulai berlaku pada 2027, Fransiscus menyatakan Hyundai tidak menghadapi kendala berarti. Perusahaan memiliki rantai pasok yang terintegrasi di dalam negeri, mulai dari fasilitas manufaktur perakitan, jaringan dealer, hingga produksi komponen baterai listrik.</p>
<p>"Jadi kalau kita lihat secara keseluruhan, karena kelengkapan itu, maka TKDN yang 60 persen itu sebenarnya tidak menjadi masalah buat Hyundai," ucap Fransiscus.</p>
<p>Hyundai telah menanamkan investasi sekitar Rp50 triliun atau setara 3 miliar dolar AS untuk mendukung kegiatan industrinya di Indonesia, mencakup fasilitas produksi dengan kapasitas hingga 150.000 unit.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.jatimpedia.id/po-content/uploads/2026/10/neira.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Model prototipe Neira Hyundai di Indonesia pada Agustus lalu di Gaikindo Indonesia International Auto Show  2026 (GIIAS). Foto:Hyundai Indonesia]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Taufiq]]></dc:creator><category><![CDATA[Otomotif]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[UMKM Binaan Pertamina Bidik Pasar Dalam INACRAFT 2026]]></title>
                    <link>https://jatimpedia.id/news-18968-umkm-binaan-pertamina-bidik-pasar-dalam-inacraft-2026</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimpedia.id/news-18968-umkm-binaan-pertamina-bidik-pasar-dalam-inacraft-2026</guid>
                    <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 20:46:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PT Pertamina (Persero) kembali melibatkan 38 Usaha Miikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mitra binaan Pertamina Group dalam pameran The Jakarta International Handi]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jatimpedia.id/"><strong>JATIMPEDIA, Jakarta </strong></a>-&nbsp;PT Pertamina (Persero) kembali melibatkan 38 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mitra binaan Pertamina Group dalam pameran The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) October 2026 yang berlangsung pada 7&ndash;11 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Keikutsertaan ini sebagai upaya Pertamina dalam mendorong UMKM untuk naik kelas dengan memberikan kesempatan memperkenalkan produk, menjangkau pelanggan baru, dan membangun jejaring usaha.</p>
<p>Berangkat dari kesuksesan tahun lalu di INACRAFT Oktober 2025, UMKM mitra binaan Pertamina mencatatkan transaksi hingga Rp4,7 miliar dari 32 UMKM. Capaian tersebut menjadi dorongan bagi Pertamina untuk terus memfasilitasi keterlibatan UMKM dalam pameran guna memperluas akses pasar dan meningkatkan penjualan.</p>
<p>Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, akses pasar menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Karena itu, Pertamina terus membuka ruang bagi mitra binaan untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.</p>
<p>&ldquo;Capaian transaksi tahun 2025 lalu hingga Rp4,7 miliar pada Inacraft Oktober 2025 menunjukkan peluang besar bagi produk UMKM binaan. Tahun ini, kami melibatkan 38 UMKM agar semakin banyak pelaku usaha dapat menjangkau pelanggan baru dan membangun kerja sama yang mendukung pertumbuhan usahanya,&rdquo; ujar Baron.</p>
<p>Melalui pameran tersebut, para mitra binaan berkesempatan bertemu langsung dengan pengunjung, distributor, peritel, dan pembeli korporasi. Pertemuan ini juga dapat dimanfaatkan untuk memahami kebutuhan konsumen serta menggali peluang pemasaran dan kerja sama usaha.</p>
<p>Mengusung tema Techno Craft, INACRAFT October 2026 dirancang sebagai jembatan antara kekayaan kriya tradisional Indonesia dan kebutuhan industri modern. Teknologi ditempatkan sebagai sarana untuk meningkatkan daya saing, presisi dan nilai tambah produk tanpa menghilangkan identitas budaya serta keterampilan tangan para perajin.</p>
<p>INACRAFT Oktober tahun ini juga menjadi upaya membangkitkan semangat Youthpreneur dan memperkuat regenerasi industri kerajinan Indonesia. Baron menambahkan, dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Kami berharap keikutsertaan dalam pameran ini menghasilkan manfaat yang berkelanjutan, mulai dari peningkatan penjualan hingga pesanan dan kemitraan baru. Ketika usaha mitra binaan berkembang, manfaatnya juga dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya,&rdquo; kata Baron.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.jatimpedia.id/po-content/uploads/2026/10/pertamina-inacraft.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[PT Pertamina (Persero) melibatkan UMKM mitra binaan dalam pameran The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) October 2026]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rizky]]></dc:creator><category><![CDATA[Bisnis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Vivo X Fold 6 Resmi Rilis Global, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.900mAh]]></title>
                    <link>https://jatimpedia.id/news-18879-vivo-x-fold-6-resmi-rilis-global-bawa-kamera-200mp-dan-baterai-6900mah</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimpedia.id/news-18879-vivo-x-fold-6-resmi-rilis-global-bawa-kamera-200mp-dan-baterai-6900mah</guid>
                    <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 19:45:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Vivo X Fold 6 resmi rilis global dengan kamera utama 200MP, baterai 6.900mAh, dan chip Dimensity 9500 Super. Harga mulai €2.199.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jatimpedia.id/"><strong>JATIMPEDIA, Jakarta &ndash;</strong></a> Vivo resmi membawa ponsel lipat terbarunya, Vivo X Fold 6, ke pasar global pada Kamis (1/10/2026). Ponsel lipat bergaya buku tersebut sebelumnya lebih dulu diperkenalkan di China pada Juni 2026, dan kini menyusul sekitar tiga bulan setelah debut di negara asalnya.</p>
<p>Salah satu daya tarik utama Vivo X Fold 6 adalah sektor kameranya. Ponsel ini membawa tiga kamera belakang dengan kamera utama beresolusi 200MP yang sudah dilengkapi optical image stabilization (OIS) dan lapisan ZEISS T*. Kamera 200MP tersebut ditemani kamera ultrawide 50MP serta kamera telefoto periskop 50MP dengan OIS dan optical zoom 3x.</p>
<p>Lapisan ZEISS T* diterapkan pada permukaan lensa untuk mengurangi pantulan cahaya, flare, dan ghosting yang kerap muncul saat pemotretan malam atau dalam kondisi cahaya berlawanan arah. Dengan teknologi ini, foto yang dihasilkan diklaim bakal terlihat lebih jernih dan kontras tetap terjaga bahkan di kondisi cahaya minim.</p>
<p>Vivo juga menawarkan kemampuan perekaman video hingga 4K 60 fps dengan Dolby Vision. Untuk pengambilan gambar jarak jauh, X Fold 6 mendukung 100x ZEISS HyperZoom serta aksesori opsional Zeiss Teleconverter G2 yang dapat memperpanjang jangkauan pemotretan hingga ekuivalen 200 mm. Vivo menyebut X Fold 6 sebagai ponsel lipat pertamanya yang mendukung teleconverter tersebut.</p>
<p><strong>Layar dan Performa</strong></p>
<p>Vivo X Fold 6 memiliki dua layar, yakni layar utama yang dapat dilipat dan layar cover di bagian luar. Layar utamanya menggunakan panel LTPO AMOLED berukuran 8,02 inci dengan resolusi 2.504 x 2.312 piksel. Sementara layar cover berukuran 6,51 inci dengan resolusi 2.528 x 1.120 piksel. Kedua panel mendukung refresh rate adaptif hingga 120Hz serta kecerahan puncak mencapai 5.000 nits.</p>
<p>Dapur pacu perangkat ini ditenagai chip MediaTek Dimensity 9500 Super Edition berbasis fabrikasi 3 nanometer, dipadukan RAM 12GB serta penyimpanan internal 512GB untuk versi global. Sistem operasi yang digunakan adalah OriginOS 7 berbasis Android 17, dilengkapi sejumlah fitur produktivitas seperti Multi-Task Workbench serta asisten kecerdasan buatan Jovi.</p>
<p><strong>Baterai dan Desain</strong></p>
<p>Vivo X Fold 6 dibekali baterai berkapasitas 6.900 mAh, sedikit lebih kecil dibandingkan versi China yang membawa baterai 7.000 mAh. Ponsel lipat ini mendukung pengisian cepat melalui kabel 80 watt dan pengisian nirkabel 40 watt.</p>
<p>Dari segi desain, Vivo X Fold 6 memiliki ketebalan bodi hanya 4,4 milimeter saat dibuka untuk varian Prism Black, sementara varian Horizon Blue sedikit lebih tebal pada angka 4,8 milimeter. Bobotnya mencapai 228 gram untuk varian Prism Black dan 235 gram untuk Horizon Blue.</p>
<p>Versi global ponsel ini sudah tersedia di sejumlah pasar Eropa seperti Austria, Jerman, Hungaria, dan Italia. Di Jerman, Vivo X Fold 6 dibanderol dengan harga &euro;2.199 atau sekitar 2.480 dolar AS. Sementara itu, peluncuran di India dikabarkan akan berlangsung pada 6 Oktober 2026.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.jatimpedia.id/po-content/uploads/2026/10/vivo-x.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Vivo X Fold 6 Resmi Rilis Global, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.900mAh]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rizky]]></dc:creator><category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[PLN Terus Perkuat Layanan REC &amp; GEAS sebagai Solusi Listrik Hijau Terverifikasi]]></title>
                    <link>https://jatimpedia.id/news-18944-pln-terus-perkuat-layanan-rec-geas-sebagai-solusi-listrik-hijau-terverifikasi</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimpedia.id/news-18944-pln-terus-perkuat-layanan-rec-geas-sebagai-solusi-listrik-hijau-terverifikasi</guid>
                    <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 18:44:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PLN Terus Perkuat Layanan REC & GEAS sebagai Solusi Listrik Hijau Terverifikasi]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jatimpedia.id"><strong>JATIMPEDIA, Jakarta&nbsp; </strong></a>&ndash; PT PLN (Persero) berkomitmen terus memperkuat solusi layanan listrik hijau terverifikasi guna menjaga daya saing industri nasional di tengah makin ketatnya standar dekarbonisasi global.</p>
<p>Langkah ini memastikan ketersediaan pasokan listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) yang kredibel, akuntabel, dan bersih, sehingga produk-produk asal Indonesia tetap kompetitif serta diterima dengan baik di pasar internasional.</p>
<p>Komitmen tersebut dipertegas melalui kolaborasi PLN bersama mitra strategis, seperti Climate Group (RE100), World Resources Institute (WRI) Indonesia, dan Rumah PATEN, dalam forum Green Energy Partnership Forum 2026 di Jakarta pada Rabu (7/10). Forum ini dihadiri oleh 59 korporasi _green buyers_ yang memiliki perhatian terhadap pemanfaatan energi bersih. Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai lembaga independen global, PLN terus memperkuat kredibilitas produk energi hijaunya, seperti Renewable Energy Certificate (REC) dan Green Energy as a Service (GEAS), dengan memastikan keterlacakan yang sah dan terverifikasi sesuai standar audit internasional dari hulu ke hilir.</p>
<p>Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy menjelaskan bahwa keterlibatan para mitra dan pakar lingkungan global sangat krusial untuk memastikan seluruh klaim penggunaan energi terbarukan oleh pelanggan industri tidak diragukan.</p>
<p>"Kehadiran dari Climate Group, Rumah PATEN, hingga WRI ini untuk membentuk ekosistem di mana PLN memastikan energi hijau yang dihasilkan itu clean&mdash;baik dari sisi administrasi, kepastian sumber, hingga keterlacakan. Kita tidak ingin hanya menghasilkan selembar kertas atau sertifikat yang harus dibayar tapi tidak sesuai kredibilitas. PLN bertransformasi tidak hanya jualan listrik, tetapi menjadi _digital platform_ para investor untuk mempertemukan buyer dan seller agar ekosistem terkelola dan lebih banyak investor masuk ke Indonesia," tegas Rozy.</p>
<p>Inisiatif PLN dalam memperkuat pasokan dan infrastruktur EBT ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah dan agenda Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mendorong swasembada energi serta hilirisasi nasional. Direktur Energi Terbarukan Ditjen EBTKE Kementerian ESDM, Toni Susandy mengungkapkan bahwa potensi EBT nasional yang melebihi 3.600 Gigawatt (GW) dan porsi EBT 61% (pembangkit listrik) dalam RUPTL 2025&ndash;2034 menjadi modal kuat menopang dekarbonisasi sektor industri.</p>
<p>"Transisi energi bukan semata-mata agenda lingkungan, tetapi bagian dari strategi ketahanan dan kemandirian energi nasional. Ketika perusahaan meningkatkan penggunaan energi terbarukannya, mereka tidak hanya mengurangi emisi tetapi juga menciptakan demand yang memberi sinyal positif kepada developer dan investor. Dekarbonisasi industri tidak harus dipandang sebagai _cost of doing business_, melainkan investasi strategis untuk menjaga daya saing industri di masa depan," ujar Toni.</p>
<p>Sementara itu, Executive Chairperson Indonesia Energy Transition Implementation Joint Office (IETJO / Rumah PATEN), Edo Mahendra mengapresiasi langkah PLN yang mengagregasikan permintaan listrik hijau (green demand) skala besar dengan melihat kebutuhan industri secara holistik.</p>
<p>&ldquo;Di negara-negara berkembang, ada logika ekonomi untuk melindungi industri manufaktur nasional. Saya mengapresiasi PLN yang tidak hanya melihat dari sisi supply&mdash;yang merupakan cara lama dan tradisional&mdash;tetapi melompat melihat demand lalu mengagregasikannya. Selama ada kepastian, kejelasan, dan stabilitas, arus pendanaan akan mengalir masuk," kata Edo.</p>
<p>Melalui ketersediaan solusi energi hijau yang terverifikasi secara global, PLN optimistis dapat mengawal industri nasional menghadapi gelombang dekarbonisasi sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi hijau di kawasan regional.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.jatimpedia.id/po-content/uploads/2026/10/img-20261009-wa0036.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Pada forum  Green Energy Partnership Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rizky]]></dc:creator><category><![CDATA[Bisnis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Pelindo Marine Sukses Suport Kelancaran MotoGP Mandalika 2026]]></title>
                    <link>https://jatimpedia.id/news-19011-pelindo-marine-sukses-suport-kelancaran-motogp-mandalika-2026</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimpedia.id/news-19011-pelindo-marine-sukses-suport-kelancaran-motogp-mandalika-2026</guid>
                    <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 17:44:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PT Pelindo Marine Service sukses mendukung kelancaran konektivitas laut dan distribusi logistik selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 di Nusa Tenggara Ba]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jatimpedia.id/"><strong>JATIMPEDIA, Lombok </strong></a>-&nbsp;PT Pelindo Marine Service sukses mendukung kelancaran konektivitas laut dan distribusi logistik selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 di Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui kesiapan armada dan layanan maritim di Pelabuhan Lembar, Lombok.</p>
<p>&ldquo;Dengan menyiagakan Kapal Tunda Bima 315 dan Kapal Pandu Drupadi 009, kami memastikan aspek keselamatan dan keandalan layanan maritim tetap terjaga, terutama di tengah meningkatnya mobilitas penumpang, wisatawan, kendaraan, dan logistik selama gelaran MotoGP Mandalika,&rdquo; kata Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik Pelindo Marine Elvin Syah Putra dalam keterangan di Surabaya, Jawa Timur, Senin.</p>
<p>Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran arus transportasi laut selama ajang balap motor internasional yang berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.</p>
<p>Pelindo Marine selama penyelenggaraan telah menyiagakan Kapal Tunda Bima 315 dengan kekuatan 2 x 1.500 horse power (HP) serta Kapal Pandu Drupadi 009 untuk mendukung kegiatan penundaan dan pemanduan kapal di Pelabuhan Lembar.</p>
<p>Selain memastikan keandalan layanan kapal, Pelindo Marine juga mendukung kelancaran kedatangan kapal yang membawa rombongan kendaraan patroli pengawalan dari Polda Jawa Timur melalui Pelabuhan Lembar pada 7 Oktober 2026 untuk memperkuat pengamanan selama rangkaian MotoGP.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol Iman Pribadi Santoso mengatakan tambahan kendaraan patroli pengawalan tersebut membantu memperkuat pengamanan pergerakan logistik menuju kawasan sirkuit.</p>
<p>Menurut dia, koordinasi antara Polda NTB, Dinas Perhubungan Provinsi NTB, dan berbagai instansi terkait mampu diperkuat untuk memastikan keamanan jalur distribusi logistik sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.</p>
<p>Dukungan layanan maritim dan pengamanan jalur darat ini menunjukkan pentingnya integrasi antarmoda transportasi dalam menunjang penyelenggaraan ajang internasional terutama untuk memastikan distribusi logistik dan pergerakan penumpang berlangsung aman.</p>
<p>Melalui kesiapan armada dan koordinasi dengan pemangku kepentingan, Pelindo Marine turut mendukung kelancaran penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 sekaligus memperkuat peran konektivitas laut dalam menunjang pariwisata dan aktivitas ekonomi di NTB.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.jatimpedia.id/po-content/uploads/2026/10/pelindo-marine-service.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[PT Pelindo Marine Service sukses mendukung kelancaran konektivitas laut dan distribusi logistik selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rizky]]></dc:creator><category><![CDATA[Logistik]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Bank Jatim dan PWRI Jawa Timur Perkuat Sinergi,  Hadirkan Kartu Pintar Elektronis bagi Anggota]]></title>
                    <link>https://jatimpedia.id/news-19012-bank-jatim-dan-pwri-jawa-timur-perkuat-sinergi-hadirkan-kartu-pintar-elektronis-bagi-anggota</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimpedia.id/news-19012-bank-jatim-dan-pwri-jawa-timur-perkuat-sinergi-hadirkan-kartu-pintar-elektronis-bagi-anggota</guid>
                    <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 16:42:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat sinergi dengan berbagai organisasi dalam rangka memperluas pemanfaatan produk dan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jatimpedia.id"><strong>JATIMPEDIA, Surabaya&nbsp; </strong></a>-&nbsp;PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat sinergi dengan berbagai organisasi dalam rangka memperluas pemanfaatan produk dan layanan jasa perbankan.</p>
<p>Kali ini, Bank Jatim menjalin kerja sama dengan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Jawa Timur melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pemanfaatan Produk dan Layanan Jasa Perbankan yang dilaksanakan pada Senin (12/10) di Kantor Pusat Bank Jatim.</p>
<p>Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Ritel & Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo dan Ketua Pengurus PWRI Provinsi Jawa Timur Dr. H. Mashoed M.Si.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, kedua belah pihak juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pembuatan dan pemanfaatan Kartu Debit Bank Jatim (co-branding) sebagai Kartu Tanda Anggota (KTA) untuk layanan jasa keuangan bagi anggota PWRI wilayah Jawa Timur. PKS tersebut ditandatangani oleh Vice President Dana dan Jasa Bank Jatim Yetty Fitria bersama Ketua Pengurus PWRI Provinsi Jawa Timur Dr. H. Mashoed M.Si.</p>
<p>Tonny menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan salah satu langkah strategis Bank Jatim untuk semakin mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat, termasuk para anggota PWRI. Melalui sinergi tersebut, Bank Jatim berharap dapat menghadirkan kemudahan akses terhadap produk dan layanan perbankan sekaligus memberikan nilai tambah bagi anggota organisasi. &ldquo;Kerja sama ini menjadi bentuk komitmen Bank Jatim untuk terus memperluas jangkauan layanan perbankan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Kami berharap sinergi bersama PWRI Jawa Timur dapat memberikan manfaat nyata bagi para anggota, khususnya melalui pemanfaatan layanan keuangan yang terintegrasi dan semakin mudah diakses,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Adapun ruang lingkup MoU meliputi kerja sama pengembangan dan pemanfaatan produk serta layanan jasa perbankan Bank Jatim bagi anggota maupun calon anggota PWRI. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pencetakan KTA PWRI yang terintegrasi dengan Kartu Debit Bank Jatim menjadi Kartu Pintar Elektronis (e-smart card). Tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, kerja sama tersebut turut mencakup penyelenggaraan kegiatan pendidikan, pelatihan, seminar, dan diskusi bagi anggota maupun calon anggota PWRI. Kegiatan tersebut nantinya dapat dilaksanakan oleh Bank Jatim maupun melalui rekanan yang bekerja sama dengan Bank Jatim.</p>
<p>Sementara itu, melalui PKS yang ditandatangani, Bank Jatim dan PWRI Provinsi Jawa Timur akan mengembangkan pemanfaatan Kartu Debit Bank Jatim dengan skema co-branding sebagai KTA PWRI untuk mendukung kebutuhan layanan jasa keuangan para anggota. Integrasi kartu anggota dengan kartu debit ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan dan efisiensi dalam pemanfaatan layanan perbankan.</p>
<p>Menurut Tonny, kerja sama ini menjadi wujud komitmen Bank Jatim dalam mendukung pengembangan ekosistem layanan keuangan yang inklusif melalui inovasi produk, digitalisasi layanan, serta penguatan kemitraan kelembagaan. Ke depan, Bank Jatim berharap kolaborasi dengan PWRI Jawa Timur dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi para anggota serta masyarakat luas.</p>
<p>&rdquo;Melalui berbagai inisiatif strategis tersebut, Bank Jatim akan terus memperkuat perannya sebagai mitra keuangan terpercaya yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan senantiasa menghadirkan layanan perbankan yang relevan, mudah diakses, serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,&rdquo; tutup Tonny.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.jatimpedia.id/po-content/uploads/2026/10/img-20261013-wa0036.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Ritel &amp; Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo dan Ketua Pengurus PWRI Provinsi Jawa Timur Dr. H. Mashoed M.Si.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rizky]]></dc:creator><category><![CDATA[Bisnis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[JNE Raih Sertifikasi Halal BPJPH, Perkuat Standar Layanan Logistik]]></title>
                    <link>https://jatimpedia.id/news-18989-jne-raih-sertifikasi-halal-bpjph-perkuat-standar-layanan-logistik</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimpedia.id/news-18989-jne-raih-sertifikasi-halal-bpjph-perkuat-standar-layanan-logistik</guid>
                    <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 15:41:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JNE resmi memperoleh sertifikasi halal untuk layanan logistik dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Sertifikasi ini menjadi langkah perusahaan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jatimpedia.id/"><strong>JATIMPEDIA, Jakarta</strong></a> -&nbsp;JNE resmi memperoleh sertifikasi halal untuk layanan logistik dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Sertifikasi ini menjadi langkah perusahaan dalam memperkuat standar operasional sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan dan pelaku usaha terhadap layanan pengiriman barang.</p>
<p>Sertifikat tersebut diterbitkan BPJPH dengan Nomor ID314110080091010826 setelah melalui proses pemeriksaan dan audit halal oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).</p>
<p>Peresmian sertifikasi dilakukan di Ballroom Kantor Pusat JNE, Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat, dengan dihadiri Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan, perwakilan LPPOM MUI, konsultan, serta jajaran manajemen JNE.</p>
<p>Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto mengatakan, sertifikasi tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menerapkan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) pada seluruh proses layanan logistik.</p>
<p>Menurutnya, penerapan standar halal mencakup proses penjemputan, penanganan, penyimpanan, pengemasan, hingga pengiriman barang. JNE juga menerapkan pemisahan produk halal dan nonhalal di titik transit untuk meminimalkan risiko kontaminasi silang.</p>
<p>&ldquo;Dengan diraihnya sertifikasi halal logistik ini, JNE memastikan bahwa seluruh proses operasional, mulai dari penanganan kiriman makanan, pemisahan secara ketat antara produk halal dan non-halal di setiap titik transit, hingga proses pengiriman ke tujuan akhir telah memenuhi standar logistik halal yang ketat,&rdquo; ujar Feriadi.</p>
<p>Ia menambahkan, layanan logistik halal diharapkan memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha, khususnya sektor makanan dan produk yang membutuhkan penanganan sesuai ketentuan halal.</p>
<p>Pencapaian ini juga menjadi bagian dari upaya JNE memperkuat daya saing industri logistik nasional menjelang ulang tahun ke-36 pada 26 November 2026. Melalui sertifikasi tersebut, perusahaan berharap dapat mendukung perkembangan ekosistem halal di Indonesia sekaligus menghadirkan layanan pengiriman yang aman dan tepercaya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.jatimpedia.id/po-content/uploads/2026/10/bpjh-jne.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[ JNE resmi memperoleh sertifikasi halal untuk layanan logistik dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rizky]]></dc:creator><category><![CDATA[Logistik]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kejar Target Lifting, Pertamina EP Rantau Lakukan Tajak Lima Sumu]]></title>
                    <link>https://jatimpedia.id/news-18953-kejar-target-lifting-pertamina-ep-rantau-lakukan-tajak-lima-sumu</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimpedia.id/news-18953-kejar-target-lifting-pertamina-ep-rantau-lakukan-tajak-lima-sumu</guid>
                    <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 14:40:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PT Pertamina EP Rantau Field menajak lima sumur minyak dan gas bumi baru]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jatimpedia.id"><strong>JATIMPEDIA, Jakarta&nbsp;</strong></a> - PT Pertamina EP Rantau Field menajak lima sumur minyak dan gas bumi baru di tengah proses pemulihan pascabencana banjir di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, sebagai bukti ketangguhan pejuang energi.</p>
<p>Field Manager Pertamina EP Rantau Tomi Wahyu Alimsyah dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan pengeboran sumur tersebut mendukung keberlanjutan produksi minyak dan gas nasional.</p>
<p>"Setelah melakukan program pemulihan secara bertahap hingga penyelesaian tiga sumur bor baru kini produksi minyak kembali stabil di angka 1.700 barel per hari," katanya.</p>
<p>Tomi mengatakan Pertamina EP Rantau Field, bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1 (Pertamina Hulu Rokan/PHR Zona 1), melakukan pemulihan pascabencana banjir secara berkelanjutan.</p>
<p>Karena itu, ia mengatakan dalam waktu empat bulan produksi sudah kembali ke performa awal. Bahkan, saat ini perusahaan sudah melakukan tajak (well spud) lima sumur baru di wilayah kerjanya.</p>
<p>"Kendati masih dalam situasi pemulihan pascabanjir, perusahaan melakukan pengeboran sumur untuk menemukan cadangan migas baru dan mempertahankan produksi migas. Tajak sumur baru ini sangat penting bagi penyediaan energi nasional," ujar dia.</p>
<p>Ia menjelaskan kelima sumur baru tersebut, yakni sumur RNT DZ-51 dan RNT DZ-52 berada di Kampung (Desa) Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.</p>
<p>Sumur tersebut dibor menggunakan Rig APS-752 berkapasitas 550 HP dengan kedalaman akhir RNT DZ-51: 1145 MMD dan RNT DZ-52: 1037 MMD.</p>
<p>Selanjutnya, sumur RNT DZ-11, RNT DZ-23A dan RNT DZ-33 di Kampung Paya Meta, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.</p>
<p>Sumur RNT DZ-11 itu dibor menggunakan Rig TMMJ-12 berkapasitas 550 HP dengan kedalaman akhir 1132 MMD sementara dua sumur lainnya sedang proses pengeboran.</p>
<p>Keberhasilan dalam tajak lima sumur baru ini, lanjut Tomi, turut memberikan kontribusi dalam mempertahankan produksi di PEP Rantau Field.</p>
<p>Langkah itu juga menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan energi serta mendalami potensi cadangan migas di Aceh Tamiang.</p>
<p>"Kolaborasi bersama pihak kontraktor penyedia jasa rig serta dukungan penuh yang diberikan oleh SKK Migas menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga ketahanan dan keberlanjutan energi nasional," katanya.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan sebelum melakukan tajak lima sumur baru, Pertamina EP Rantau Field melakukan pemulihan pascabanjir yang menerjang wilayah kerjanya secara bertahap.</p>
<p>Ada empat fase pemulihan yang diterapkan yakni fase emergency, fase reactivation, fase recovery dan fase sustainability.</p>
<p>Fase-fase itu mencakup penanganan keselamatan, perbaikan fasilitas hingga penguatan sistem operasional jangka panjang.</p>
<p>"Tahap awal fokus pada kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, kesehatan dan listrik. Setelah kondisi sudah membaik, tim kemudian bergerak mengaktifkan fasilitas dan sumur sumur produksi," ujar dia.</p>
<p>Tomi mengatakan tim Pertamina EP Rantau Field melakukan berbagai cara untuk pulih lebih cepat dari bencana banjir. Satu di antaranya menghidupkan kembali pembangkit listrik yang menjadi jantung PEP Rantau Field.</p>
<p>Ketika listrik mati, air bersih ikut hilang, karena instalasi pengolahan air (water treatment plant/WTP) juga terendam dan pompa tidak bisa bekerja, begitu juga produksi minyak terhenti total.</p>
<p>"Pembangkit listrik di sini menggunakan gas dari sumur yang telah direaktivasi. Akibat banjir HPCS yang kami miliki mengalami kerusakan berat. Maka, kami melakukan berbagai inovasi untuk bisa kembali menghidupkan listrik," katanya.</p>
<p>Setelah melakukan analisis yang matang, mereka memutuskan tidak mengaktifkan kembali High Pressure Compressor Station (HPCS) yang sebelumnya merupakan stasiun kompresor gas sebagai sumber tunggal pasokan gas untuk pembangkit listrik.</p>
<p>Akan tetapi, dengan semangat inovasi mencari penggantinya dan menemukan bahwa SP-5 dengan sedikit modifikasi ternyata mampu mengambil alih fungsi HPCS untuk menghidupkan listrik.</p>
<p>Saat ini, HPCS belum aktif, pasokan gas datang dari SP-5 dan SP 1 dua sekaligus.</p>
<p>"Setiap ujian tentunya ada hikmah. Salah satu hikmahnya adalah kami melakukan simplifikasi di beberapa fasilitas. Ketika listrik sudah teratasi perlahan produksi yang sebelumnya nol barel mulai bergerak naik,&rdquo; ujar dia.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.jatimpedia.id/po-content/uploads/2026/10/1000453937jpg.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[PT Pertamina EP Rantau Field menajak lima sumur minyak dan gas bumi baru]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rizky]]></dc:creator><category><![CDATA[Kabar Migas]]></category></item></channel></rss>