AMMN Berbalik Cetak Laba 504 Juta Dolar AS pada Semester I 2026

JATIMPEDIA, Jakarta - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) membukukan laba bersih sebesar 504 juta dolar AS pada semester I 2026. Kinerja tersebut berbalik positif dibandingkan period yang sama tahun sebelumnya, ketika perseroan mencatat rugi bersih 146 juta dolar AS.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan dan operasional perseroan, laba bersih AMMN mencapai 503,686 juta dolar AS dengan margin laba bersih 25%. Pada semester I 2025, perseroan mencatat rugi bersih 146,425 juta dolar AS.

Perbaikan kinerja ditopang lonjakan penjualan bersih yang mencapai 2,052 miliar dolar AS, dibandingkan 182,595 juta dolar AS pada semester I 2025. Penjualan berasal dari katoda tembaga, emas murni, dan konsentrat tembaga.

Konsentrat tembaga menjadi kontributor terbesar dengan nilai penjualan 1,078 miliar dolar AS, disusul katoda tembaga sebesar 663 juta dolar AS dan emas murni 311 juta dolar AS.

Perseroan menyebut peningkatan produksi dan volume penjualan, harga komoditas yang mendukung, serta kontribusi ekspor konsentrat menjadi sejumlah faktor yang mendorong pertumbuhan pendapatan.

Dari sisi produksi, AMMN menghasilkan 347.307 metrik ton kering konsentrat tembaga sepanjang semester I 2026, naik 81% dibandingkan 191.657 metrik ton kering pada periode yang sama tahun lalu.

Produksi tembaga dalam konsentrat meningkat 136% menjadi 211 juta pon. Sementara produksi emas dalam konsentrat melonjak 481% menjadi 346.354 ons.

Pertumbuhan tersebut turut mengangkat EBITDA AMMN menjadi 1,128 miliar dolar AS dengan margin 55%. Angka itu meningkat signifikan dari EBITDA 86 juta dolar AS dengan margin 47% pada semester I 2025.

Arus kas operasi juga berbalik positif. AMMN mencatat kas bersih dari aktivitas operasi sebesar 762,616 juta dolar AS, berbanding arus kas operasi negatif 643,592 juta dolar AS pada semester I 2025.

Di sisi neraca, total utang per 30 Juni 2026 tercatat 5,845 miliar dolar AS, turun 9% dibandingkan posisi akhir 2025. Utang bersih turun 13% menjadi 5,026 miliar dolar AS. Rasio utang bersih terhadap EBITDA juga membaik dari 5,4 kali menjadi 2,4 kali.

Belanja modal AMMN turut turun 82% menjadi 130 juta dolar AS dari 719 juta dolar AS pada semester I 2025. Perseroan menyebut penurunan tersebut sejalan dengan hampir rampungnya sejumlah proyek ekspansi utama.

Untuk 2026, AMMN menaikkan panduan produksi emas dalam konsentrat menjadi 775 ribu ons, atau naik 34�ri proyeksi sebelumnya 579 ribu ons. Panduan produksi tembaga dalam konsentrat tetap 485 juta pon.

Perseroan juga menetapkan panduan produksi 2026 untuk katoda tembaga sebesar 130 ribu ton dan emas murni sebesar 350 ribu ons.

Editor : Rizky

Berita Terbaru