JATIMPEDIA, Yogyakarta — SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan kapasitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi hulu migas.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penguatan kemitraan dengan media di wilayah Jabanusa. Media dinilai memiliki peran penting dalam menyampaikan perkembangan industri hulu migas kepada masyarakat melalui berbagai platform pemberitaan.
Hal itu disampaikan Kepala SKK Migas Jabanusa Anggono Mahendrawan dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jabanusa yang digelar di Yogyakarta, Rabu-Kamis (16-17/9/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Menguatkan Kemitraan Hulu Migas dan Media Jabanusa dalam Mendorong Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kemandirian Berkelanjutan”.
“Atas nama SKK Migas dan KKKS, kami sampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih,” ujar Anggono dalam sambutannya.
Menurut Anggono, industri hulu migas tidak hanya berkaitan dengan kegiatan eksplorasi dan produksi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk turut mendukung peningkatan kapasitas serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam konteks tersebut, kolaborasi dengan media menjadi bagian penting untuk menyampaikan berbagai perkembangan dan kontribusi industri hulu migas secara objektif kepada publik.
“Dukungan pemberitaan yang objektif dan informatif merupakan dukungan yang penting dalam menjaga industri migas nasional,” katanya.
Anggono juga menyampaikan bahwa SKK Migas membuka ruang kolaborasi dengan insan pers, termasuk dalam peningkatan kapasitas dan profesionalisme wartawan.
Salah satunya, kata dia, adalah dukungan terhadap pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Jawa Timur bersama Lembaga Pers Dr. Soetomo.
“Dalam silaturahmi yang disampaikan sebelumnya, SKK Migas mendukung adanya Uji Kompetensi Wartawan di Jawa Timur bersama Lembaga Pers Dr. Soetomo,” tuturnya.
Dia berharap hubungan antara SKK Migas, KKKS, dan media di wilayah Jabanusa dapat terus diperkuat. Media diharapkan dapat membantu memberikan informasi yang akurat, objektif, dan mudah dipahami masyarakat mengenai sektor hulu migas.
“Kita minta bantuan informasi yang baik dan objektif kepada masyarakat mengenai hulu migas di Indonesia,” kata Anggono.
Melalui kemitraan tersebut, SKK Migas berharap perkembangan industri hulu migas, termasuk berbagai program pemberdayaan masyarakat, dapat tersampaikan secara lebih luas. Dengan begitu, masyarakat dapat memperoleh informasi yang utuh mengenai kontribusi sektor hulu migas sekaligus memahami tantangan dan peluang pengembangannya di masa mendatang.
Editor : Arif