JATIMPEDIA, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada September 2025 surplus atau untung sebesar 4,34 miliar dolar AS atau sekitar Rp72 triliun, dengan ekspor dalam periode tersebut meningkat 11,41 persen secara tahunan (year on year/YoY).
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers di Jakarta, Senin menjelaskan keuntungan dagang yang didapat Indonesia di periode ini merupakan hasil dari ekspor produk Indonesia sebanyak 24,68 miliar dolar AS atau sekitar Rp411 triliun, dan impor ke pasar domestik sebesar 20,34 miliar dolar AS atau sekitar Rp339 triliun,
"Nilai ekspor September 2025 mencapai 24,68 miliar dolar AS atau naik 11,41 persen dibanding September 2024," ucap dia.
Adapun, nilai impor September 2025 mencapai 20,34 miliar dolar AS atau naik 7,17% dibandingkan September 2024 (year on year/yoy). Kenaikan ini ditopang oleh impor nonmigas naik yang 7,62% menjadi 17,70 miliar dolar AS.
"Pada Agustus 2025, neraca perdagangan barang tercatat surplus sebesar 4,34 miliar dolar AS. Neraca perdagangan Indonesia dengan ini telah mencatat surplus selama 65 bulan berturut turut sejak Mei 2020," ujar Habibullah pada Rabu (1/10/2025).
Surplus pada September 2025 lebih ditopang pada komoditas nonmigas yaitu sebesar 5,99 miliar dolar AS dengan komoditas penyumbang surplus utama lemak dan minyak hewani nabati, kemudian bahan bakar mineral, serta besi dan baja.
Neraca Dagang RI Lanjut Surplus hingga 32 miliar dolar AS per September 2025 Neraca Dagang RI-AS Masih Surplus, Defisit dengan China Kian Dalam Sebelumnya, konsensus ekonom memproyeksikan surplus neraca perdagangan Indonesia akan berlanjut pada September 2025 atau 65 bulan secara beruntun.
Editor : Rizky
URL : https://jatimpedia.id/news-12971-bps-neraca-perdagangan-september-surplus-434-miliar-dolar-a