JATIMPEDIA, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan maskapai PT Pelita Air Service (Pelita Air) untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di industri penerbangan.
Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan hal ini juga sekaligus mendukung kelancaran operasional tugas pegawai Kemnaker di berbagai wilayah Indonesia.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Pelita Air Service atas komitmen dan keterbukaannya dalam menjalin kolaborasi dengan Kemnaker. Kerja sama ini merupakan langkah positif dalam memperkuat sinergi antara sektor pemerintah dan dunia usaha, khususnya dalam mendukung tugas dan fungsi kementerian yang dinamis," kata Cris.
Cris menambahkan Kemnaker memiliki Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Oleh karena itu, lanjutnya, kerja sama ini dimaksudkan untuk mendukung kelancaran tugas dan operasional pegawai Kemnaker dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Selain mendukung operasional tugas, Cris menyebut bahwa kerja sama ini juga mencakup implementasi aspek ketenagakerjaan, di antaranya adalah integrasi penyiapan dan pengembangan SDM di bidang industri penerbangan.
"Kami memiliki sejumlah Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP). Harapannya, kerja sama ini membuka ruang untuk penyiapan SDM penerbangan. Jadi, SDM seperti apa yang Pelita Air butuhkan, maka kami yang menyediakan melalui BPVP," katanya.
Lebih jauh, Cris menjelaskan nantinya Pelita Air dapat memproyeksikan kebutuhan tenaga kerja, baik dari sisi spesifikasi keterampilan maupun jumlah SDM, sehingga dapat disiapkan oleh BPVP/BLK.
Selanjutnya, terkait penempatan tenaga kerja, kerja sama ini diharapkan membuka peluang bagi lulusan BPVP/BLK untuk masuk ke pasar kerja industri penerbangan.
"Kami juga punya unit Pusat Pasar Kerja dan sistem KarirHub. Nanti kami harapkan Pelita Air dapat membuka rekrutmen melalui sistem KarirHub," ujar Cris.
Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pembinaan hubungan industrial dan pengawasan norma ketenagakerjaan.
Kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif di industri penerbangan, serta memastikan norma ketenagakerjaan dipatuhi dengan baik di industri tersebut.
"Kami berharap kerja sama ini berjalan produktif dan menjadi contoh implementasi kerja sama yang saling menguntungkan antara pemerintah dan industri penerbangan di sektor lain," ujarnya.
Editor : Rizky