JATIMPEDIA, Jember - Jumlah penumpang kereta api yang menggunakan Stasiun Jember terus bertumbuh sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
KAI Daop 9 Jember mencatat sebanyak 1.527.415 penumpang melakukan perjalanan melalui Stasiun Jember selama periode tersebut. Jumlah itu naik sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 1.514.537 penumpang.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan.
“Pergerakan penumpang melalui Stasiun Jember tidak hanya berkaitan dengan perjalanan antarkota, tetapi juga dipengaruhi aktivitas pendidikan, ekonomi, bisnis, dan pariwisata,” ujarnya, Rabu (23/9/2026).
Menurut Cahyo, Jember memiliki sejumlah perguruan tinggi yang menjadi tujuan mahasiswa dari berbagai daerah di kawasan Tapal Kuda. Aktivitas pendidikan tersebut turut mendorong mobilitas penumpang dari dan menuju Jember.
Mobilitas juga dipengaruhi aktivitas ekonomi dan bisnis. Sementara di sektor pariwisata, berbagai destinasi di Jember serta agenda tahunan seperti Jember Fashion Carnaval turut menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah.
Stasiun Jember juga memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas masyarakat di kawasan Tapal Kuda. Dari Jember, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai wilayah di Jawa Timur melalui jaringan kereta api.
Seiring meningkatnya jumlah pengguna, KAI Daop 9 Jember terus mengevaluasi dan meningkatkan pelayanan, baik dari sisi fasilitas, pelayanan pelanggan maupun operasional, termasuk pengembangan Stasiun Jember.
“Pertumbuhan jumlah pengguna menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan,” kata Cahyo.
KAI berharap pengembangan fasilitas dan pelayanan di Stasiun Jember dapat mengikuti kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat peran kereta api dalam mendukung mobilitas di kawasan Tapal Kuda.
Editor : Rofiq