JATIMPEDIA, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan kereta wisata Nusantara Explorer berkapasitas 91 pelanggan sebagai salah satu upaya mendukung pengembangan pariwisata Indonesia sekaligus menyambut HUT ke-81 KAI.
Rangkaian kereta tersebut telah melakukan perjalanan dari Bandung menuju Jakarta sebagai bagian dari persiapan operasional. Informasi mengenai kesiapan armada disampaikan KAI melalui siaran pers pada Minggu (20/9).
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan Nusantara Explorer dikembangkan dengan menggabungkan pengalaman perjalanan kereta api dengan unsur alam, budaya, dan kearifan lokal Indonesia.
Kereta tersebut dikembangkan oleh insan KAI melalui fasilitas Balai Yasa Surabaya Gubeng.
“Kereta ini kita kombinasikan antara keindahan alam Indonesia yang dilalui jalur kereta api dengan local hospitality, local wisdom, serta kebudayaan Indonesia. Maka kami desain kereta ini untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang berbeda bagi pelanggan,” ujar Bobby.
Menurut Bobby, sarana tersebut sebelumnya sempat digunakan oleh Presiden Republik Indonesia. Dalam proses pengembangannya, interior kereta dimodifikasi dengan memanfaatkan jenis kereta Luxury Sleeper untuk menghadirkan sejumlah pilihan ruang layanan.
Ia mengatakan sejumlah masukan turut menjadi bahan penyempurnaan, antara lain terkait sirkulasi udara, konektivitas komunikasi dan internet, serta fasilitas air hangat.
“Beberapa masukan yang diberikan menjadi bagian dari proses penyempurnaan kereta ini, terutama terkait sirkulasi udara, konektivitas komunikasi dan internet, serta fasilitas air hangat. Hal tersebut kami tindaklanjuti untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan,” katanya.
Nusantara Explorer menyediakan ruang kamar dengan kapasitas 36 pelanggan serta area bersantai yang dapat menampung 55 pelanggan.
Sejumlah fasilitas yang tersedia di dalam rangkaian tersebut meliputi Signature Class, Advance Class, Compact Class, Lounge, Grand Restaurant, serta Kitchen & Crew.
Direktur Komersial KAI Dendy Kurniawan mengatakan pengembangan kereta wisata tersebut memanfaatkan potensi perjalanan kereta api untuk memperkenalkan berbagai destinasi pariwisata di Indonesia.
Pada tahap pertama proyek modifikasi kereta wisata tersebut, kesiapan sarana telah mencapai 100 persen.
“Kalau wisatawan ingin menikmati pariwisata Indonesia, mereka dapat melihat alam yang menarik, kawasan heritage, serta menikmati ornamen dan layanan yang kami hadirkan dengan karakter Indonesia di dalam kereta,” ujar Dendy.
Dendy mengatakan jalur kereta api di Indonesia memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari perjalanan wisata. Selain pemandangan alam, sejumlah stasiun dan kawasan heritage juga dapat menjadi tujuan yang terintegrasi dalam perjalanan menggunakan kereta api.
“Kita memiliki banyak stasiun dan kawasan heritage yang menarik. Potensi tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan wisata menggunakan kereta api,” katanya.
Dari sisi kesiapan operasional, Nusantara Explorer telah menjalani tahapan sertifikasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) pada 1-4 September 2026.
Bobby mengatakan KAI akan terus mengembangkan inovasi layanan perjalanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Nusantara Explorer secara khusus dilengkapi ruang privat dan area bersantai yang menjadi bagian dari fasilitas perjalanan wisata.
“Melalui Nusantara Explorer, KAI ingin menghadirkan perjalanan yang memberikan kenyamanan, cerita, dan kenangan bagi setiap pelanggan,” ujar Bobby.
Editor : Rizky