Bank BSN Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

JATIMPEDIA, Jakarta  - PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menggelar penandatanganan akad massal 10.000 pembiayaan syariah secara serentak di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperluas penetrasi pasar sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi ekonomi serta keuangan syariah di tengah masyarakat.

Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor, mengatakan, pelaksanaan 10.000 akad tersebut  mencerminkan kinerja operasional perbankan, tetapi juga menjadi bentuk nyata komitmen perseroan dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.

Menurut Alex, rumah memiliki makna lebih dari sekadar tempat tinggal. Hunian menjadi ruang bagi keluarga untuk membangun kehidupan, mendidik anak, menanamkan nilai-nilai positif, sekaligus mempersiapkan masa depan.

“Kami meyakini pertumbuhan bank harus selalu berjalan beriringan dengan peningkatan kemaslahatan dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Alex.

Kegiatan yang dipusatkan di Perumahan Pesona Prima 9 Cikahuripan, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (24/8/2026), tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Milad ke-1 Bank BSN setelah perseroan resmi beroperasi sebagai Bank Umum Syariah (BUS).

Direktur Consumer Banking Bank BSN, Mochamad Yut Penta, menuturkan bahwa akad massal ini membawa misi untuk menghadirkan kebahagiaan bagi ribuan keluarga sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah.

“Momentum ini menjadi langkah strategis Bank BSN untuk terus mendorong peningkatan literasi serta memperluas inklusi ekonomi dan keuangan syariah. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari ekosistem perbankan syariah yang modern, inklusif, dan tepercaya,” kata Yut Penta.

KPR Mendominasi
Dari sisi portofolio, mayoritas dari 10.000 akad pembiayaan tersebut berasal dari segmen kredit pemilikan rumah (KPR). Rinciannya terdiri atas 6.550 akad KPR subsidi, 1.975 akad KPR non-subsidi, 1.215 akad pembiayaan non-KPR, serta 260 akad pembiayaan komersial.

Besarnya porsi pembiayaan rumah subsidi semakin memperkuat peran Bank BSN dalam mendukung program pembiayaan perumahan nasional.

Hingga Juli 2026, Bank BSN telah menyalurkan KPR subsidi sebanyak 33.222 unit. Realisasi tersebut menempatkan perseroan di posisi kedua secara nasional dalam penyaluran KPR subsidi di seluruh industri perbankan, baik konvensional maupun syariah, dengan pangsa pasar sekitar 24%.

Sementara itu, di industri perbankan syariah, Bank BSN tercatat menjadi pemimpin pasar KPR subsidi dengan pangsa mencapai sekitar 84%. Capaian tersebut menegaskan posisi perseroan sebagai salah satu pemain utama dalam pembiayaan perumahan berbasis syariah di Indonesia.

Editor : Rizky

Berita Terbaru