JATIMPEDIA, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 14.164.401 pelanggan menggunakan layanan kereta api Public Service Obligation (PSO) sepanjang Januari–September 2026. Jumlah tersebut meningkat 7,7 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang mencapai 13.155.181 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan layanan KA Jarak Jauh PSO melayani 8.862.107 pelanggan, tumbuh 4 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, KA Lokal PSO mengangkut 5.302.294 pelanggan atau meningkat 14,3 persen.
Menurut Anne, PSO merupakan penugasan pemerintah kepada operator untuk menyediakan layanan kereta api kelas ekonomi dengan tarif yang ditetapkan pemerintah agar tetap terjangkau bagi masyarakat.
“Bagi masyarakat, tarif kereta api yang terjangkau dapat membantu mengatur pengeluaran perjalanan. Ada yang menggunakannya untuk bekerja, menempuh pendidikan, berdagang, mengakses layanan kesehatan, atau pulang menemui keluarga,” ujar Anne di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Sejumlah layanan yang mendapat dukungan PSO antara lain KA Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi, KA Bengawan tujuan Purwosari, KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan–Ketapang, serta KA Serayu.
Anne menilai peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan pentingnya kereta api sebagai sarana mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan antarkota maupun aktivitas sehari-hari. Layanan tersebut juga membantu masyarakat mengakses pendidikan, pasar, dan fasilitas publik.
Ia menegaskan, keterjangkauan tarif perlu diimbangi dengan pelayanan yang aman dan andal. Karena itu, KAI terus menjalankan operasional sesuai ketentuan serta melakukan perawatan sarana untuk menjaga kesinambungan layanan.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menambahkan bahwa layanan PSO turut membantu menekan biaya perjalanan dan mendukung aktivitas ekonomi daerah.
“Kami berharap layanan kereta api dengan dukungan PSO terus memberi akses perjalanan yang terjangkau, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan meraih berbagai kesempatan dengan lebih leluasa,” kata Wisnu.
Editor : Rizky