Antisipasi Karhutla di Kawasan Bojonegoro

Hutan Bojonegoro Masuk Masa Rawan, Perhutani Siaga

JATIMPEDIA, Bojonegoro  -Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai meningkat seiring masuknya musim kemarau. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Perhutani KPH Bojonegoro memperkuat patroli gabungan di kawasan hutan yang dinilai rawan terjadi kebakaran.

Patroli digelar Perhutani melalui BKPH Bareng bersama BKPH Temayang dengan menyasar wilayah perbatasan RPH Sekidang dan RPH Sekonang. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk memastikan kawasan hutan tetap aman dari ancaman api.

Tak sekadar menyisir petak-petak hutan yang rawan terbakar, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar semak maupun meninggalkan api di kawasan hutan.

Selain patroli gabungan, jajaran RPH di wilayah BKPH Bareng juga rutin melakukan pemantauan di masing-masing wilayah kerja guna mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Administratur Perhutani KPH Bojonegoro melalui Asper Kepala BKPH Bareng, Joko Wiyono, mengatakan, musim kemarau menjadi periode yang harus diwaspadai karena risiko kebakaran hutan meningkat signifikan.

Karena itu, patroli terus diintensifkan dengan melibatkan berbagai pihak agar pengamanan kawasan hutan semakin optimal."Memasuki musim kemarau, potensi kebakaran hutan meningkat sehingga patroli preventif terus kami intensifkan. Sinergi antara BKPH Bareng, BKPH Temayang, LMDH, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam upaya pencegahan kebakaran serta menjaga kelestarian hutan. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, kami optimistis setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini," ujarnya. Rabu (5/8/2026).

Perhutani juga menggandeng Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati nDaru dalam patroli tersebut. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan menjaga kawasan hutan, mengingat mereka merupakan pihak yang paling dekat dengan kawasan hutan.

Ketua LMDH Jati nDaru, Sutrisno menegaskan pihaknya siap mendukung setiap upaya pencegahan karhutla bersama Perhutani. Menurutnya, kolaborasi yang telah terjalin selama ini menjadi modal penting dalam menjaga hutan dari ancaman kebakaran maupun gangguan keamanan lainnya.

"Melalui patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, Perhutani KPH Bojonegoro berharap potensi karhutla dapat ditekan semaksimal mungkin sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan selama musim kemarau," pungkasnya.

Berita Terbaru