Harga Emas Diramal Tembus Rp2,7 Juta di Akhir 2025

JATIMPEDIA, Surabaya - Harga emas diprediksi akan kembali naik hingga menembus level Rp2,7 juta pada akhir tahun 2025 ini.

Menurut pengamat komoditas dan mata uang Ibrahim Assuaibi, harga emas mulia ditutup pada level US$4.531 per troy ounce, sedangkan logam mulia ditutup pada Rp2,62 juta per gram.

"Apabila harga emas dunia turun di hari Senin, kemungkinan besar akan terkoreksi pada support pertama di US$4.509 per troy ounce dan logam mulia pada Rp2,6 juta," ujar Ibrahim, dikutip Senin (29/12/2025).

Ibrahim menuturkan, jika harga emas turun sampai hari Rabu, maka support kedua harga emas berada pada level US$4.487 per troy ounce, dan sebesar Rp2,57 juta per gram. Sementara jika menguat, maka resisten kedua ada pada level US$4.570 sampai US$4.600, dan harga emas sebesar Rp2,7 juta.

"Kemungkinan besar sampai akhir tahun harga logam mulia menyentuh level Rp2,7 juta, atau mendekati Rp2,7 juta," ujar Ibrahim.

Melansir Bloomberg, harga emas di pasar spot pada 26 Desember 2025 mencapai US$4.533 per troy ounce. Sementara itu, harga logam mulia Antam per Sabtu, 27 Desember 2025 mencapai Rp2.605.000 per gram.

Ibrahim melanjutkan, terdapat sejumlah faktor yang akan mempengaruhi harga emas. Faktor pertama adalah faktor geopolitik, dan kedua adalah pelemahan indeks dolar.

Menurut Ibrahim, faktor geopolitik datang dari memanasnya situasi perpolitikan di Amerika Latin antara Amerika dan Venezuela, dan Amerika dengan Nigeria. Pasukan Amerika diketahui melakukan penyerangan terhadap militan Nigeria yang menguasai sebagian minyak mentah di Nigeria.

Lalu konflik antara Venezuela dan AS menurut Ibrahim terus menjadi momok, karena AS terus melakukan penyanderaan terhadap kapal kargo. Ibrahim menuturkan hal ini karena Trump ingin agar Maduro lengser sebagai Presiden Venezuela. 

Berita Terbaru