JATIMPEDIA, Surabaya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat per September 2025 penyaluran pembiayaan dalam bentuk produk gadai mencapai Rp93,00 triliun atau 83,28�ri total pembiayaan yang disalurkan.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya (PVML) OJK Agusman menyebut dari total itu, penyaluran pinjaman gadai didominasi oleh emas. "Per September 2025 penyaluran pinjaman gadai yang sebagian besar didominasi emas tercatat sebesar Rp93,00 triliun, mengalami peningkatan sebesar 35,41% secara year on year," katanya dalam lembar jawaban RDK Oktober 2025, dikutip Selasa (18/11/2025).
Menurutnya, tren harga emas yang akhir-akhir ini meningkat dapat mendorong minat masyarakat menggadaikan emasnya untuk memperoleh pinjaman. "Kondisi demikian berpotensi meningkatkan volume bisnis perusahaan gadai yang memiliki layanan gadai emas," tutur Agusman.
Meski begitu, dia menekankan persaingan di industri pergadaian tidak diarahkan pada perang bunga, melainkan mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi layanan.
"Bagi nasabah, kecepatan dan kemudahan proses menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memperoleh pembiayaan di industri pergadaian, dibandingkan dengan tingkat bunga," sebut Agusman.
Lebih jauh, dia menyebut, pihaknya akan melakukan enhancement terhadap aplikasi pengawasan yang ada di industri pergadaian. Peningkatan ini memuat pelaporan digital yang terstandarisasi, untuk mendukung pengawasan berbasis risiko sebagaimana tertuang dalam Roadmap Pergadaian 2025-2030.
Tak hanya itu, Agusman menambahkan OJK terus memperkuat pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan barang jaminan dengan menegakkan ketentuan dan pengawasan berbasis risiko.
"Adapun pembangunan sistem terkait pengelolaan barang jaminan saat ini merupakan kebijakan masing-masing perusahaan pergadaian, dengan tetap berpedoman pada prinsip tata kelola dan pelindungan konsumen," ujarnya.
Sebagai informasi, secara keseluruhan industri pergadaian, penyaluran pembiayaan pada September 2025 tumbuh sebesar 30,92% YoY menjadi Rp111,68 triliun. Agusman menyebut, tingkat risiko kredit industri pergadaian dalam posisi terjaga. Adapun, per Agustus 2025 penyaluran pembiayaan secara keseluruhan juga tumbuh sebesar 28,67% YoY.
Editor : Rizky
URL : https://jatimpedia.id/news-13247-hingga-september-2025-pembiayaan-gadai-tembus-rp93-triliun