Bupati YES Terima Penghargaan dari Kementrian Perdagangan

JATIMPEDIA, Lamongan -  Bupati Lamongan Yuhronur Efendi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada tahun 2025 ini, Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut menerima Penghargaan Primaniyarta kategori Kepala Daerah Pendukung Ekspor dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Penghargaan bergengsi itu diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, dalam Opening Ceremony The 40th Trade Expo Indonesia yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.

Primaniyarta Award merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Pemerintah Indonesia kepada eksportir berprestasi serta kepala daerah yang dinilai berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekspor di wilayahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yuhronur menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga pelaku usaha dan UMKM Lamongan yang terus berinovasi dan memperluas pasar ke mancanegara.

“Capaian ekspor Kabupaten Lamongan menunjukkan bahwa kita masih cukup tangguh dalam menghadapi ketidakpastian kondisi pasar global. Harapannya, di tahun ini capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.

Kabupaten Lamongan sendiri menunjukkan tren positif dalam kinerja ekspor beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan, nilai ekspor daerah mencapai Rp107,53 triliun pada tahun 2022, Rp96,51 triliun pada tahun 2023, dan Rp20,78 triliun pada tahun 2024.

Pada Mei 2025, Lamongan juga melepas ekspor perdana berisi berbagai produk unggulan daerah ke 10 negara tujuan, di antaranya Amerika Serikat, Jepang, China, Australia, Inggris, Turki, Jerman, India, dan Hongkong.

Komoditas unggulan Lamongan yang telah menembus pasar internasional meliputi ikan, udang, produk kayu dan olahannya, kain tenun khas, pupuk, pakan ternak, makanan dan minuman olahan, hingga perabot rumah tangga.

Untuk memperkuat daya saing ekspor, Pemkab Lamongan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus mengoptimalkan sinergi lintas sektor. Sejumlah program strategis dijalankan, antara lain kerja sama dengan KPPBC Gresik melalui Klinik Ekspor, kolaborasi dengan Export Center Surabaya (ECS) dalam program Business Matching dan fasilitasi layanan Inarxport, serta pengembangan kapasitas produksi bagi pelaku UMKM.

Berita Terbaru