Jasa Raharja Pastikan Korban KM Virgo Transport 8 Segera Dapat Penanganan

JATIMPEDIA, Banjarmasin - PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat menangani korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang mengalami insiden saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan pihaknya memastikan seluruh proses pelayanan kepada korban berjalan cepat, mulai dari pendataan hingga penjaminan biaya perawatan.

“Kami terus memastikan agar pelayanan dapat berjalan dengan cepat dan tidak menjadi hambatan bagi korban,” ujar Awaluddin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Awaluddin bersama Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi turun langsung ke lapangan untuk memantau penanganan korban. Peninjauan dilakukan guna memastikan proses pendataan, verifikasi, hingga penjaminan biaya perawatan berjalan sesuai ketentuan.

Sejak menerima laporan kecelakaan, Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan Ahmad Arkan Nugraha langsung berkoordinasi dengan Basarnas, kepolisian, otoritas pelabuhan, rumah sakit, serta instansi terkait.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan data korban akurat, termasuk mengetahui kondisi dan lokasi korban yang telah dievakuasi. Petugas Jasa Raharja juga melakukan pendataan langsung di lokasi evakuasi dan sejumlah fasilitas kesehatan.

“Dalam situasi seperti ini, kecepatan menjadi hal yang sangat penting,” kata Awaluddin.

Jasa Raharja telah memberikan jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit bagi korban luka-luka yang telah dievakuasi dan menjalani perawatan. Nilai jaminan tersebut maksimal Rp20 juta per korban.

Sementara untuk korban meninggal dunia, Jasa Raharja menyiapkan santunan Rp50 juta kepada ahli waris yang sah sesuai ketentuan.

Awaluddin menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan tersebut. Ia menegaskan Jasa Raharja akan terus mendampingi korban dan keluarga serta memastikan hak perlindungan mereka terpenuhi.

Berdasarkan laporan awal Kantor SAR Banjarmasin, KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin mengalami cuaca buruk sekitar pukul 01.00 WIB sebelum kemudian dilaporkan hilang kontak. Kantor SAR Banjarmasin menerima laporan mengenai kejadian tersebut pada pukul 04.10 WIB.

Editor : Rizky

Berita Terbaru