Satu Data Berbasis NIK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Surabaya

JATIMPEDIA, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuktikan penerapan sistem Satu Data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) turut mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan integrasi data kependudukan tidak hanya meningkatkan akurasi pelayanan publik dan penyaluran bantuan sosial, tetapi juga berkontribusi terhadap penurunan kemiskinan dan pengangguran.

“Data kependudukan adalah pintu pertama bagi pemerintah untuk mengetahui siapa warganya, bagaimana kondisinya, serta intervensi apa yang harus diberikan,” ujar Eri di Surabaya, Jumat.

Capaian tersebut turut mengantarkan Surabaya meraih dua penghargaan nasional dalam Rakornas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2026 di Jakarta, yakni Dukcapil Prima Award untuk kategori kabupaten/kota berpenduduk besar dan peringkat pertama nasional capaian Face Recognition (FR) Perlindungan Sosial. Surabaya juga masuk 10 besar nasional dalam aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Berdasarkan data BPS 2025, pertumbuhan ekonomi Surabaya meningkat dari 5,76 persen pada 2024 menjadi 5,87 persen pada 2025. Pada periode yang sama, angka kemiskinan turun dari 3,96 persen menjadi 3,56 persen, sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka turun dari 4,91 persen menjadi 4,84 persen.

Kepala Disdukcapil Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan NIK kini menjadi basis integrasi berbagai layanan publik. Hingga 3 Agustus 2026, aktivasi IKD mencapai 37,24 persen dari total penduduk wajib KTP atau sekitar 76 persen jika dihitung dari warga yang memiliki telepon pintar.

Sementara itu, pendaftaran Perlindungan Sosial berbasis FR melalui IKD mencapai 1.215.768 pemohon atau kepala keluarga sepanjang pertengahan Juni hingga Juli 2026. Data tersebut telah terintegrasi dengan 14 kementerian dan lembaga untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan.

Kepala Dinkominfo Surabaya Eddy Christijanto mengatakan sistem tersebut akan terus dikembangkan untuk mendukung berbagai program, mulai dari PKH dan BPNT hingga bantuan pendidikan, subsidi listrik, BPJS Ketenagakerjaan, dan program Rumah Tidak Layak Huni.

Berita Terbaru

Rossa Jadi Brand Ambassador Changhong

Produsen peralatan elektronik rumah tangga Changhong Indonesia menunjuk penyanyi Rossa sebagai Brand Ambassador eksklusif melalui kampanye bertajuk "Langgeng Be …