JATIMPEDIA, Bojonegoro - Bojonegoro – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro mengungkapkan sebanyak 4.251 pasien HIV/AIDS saat ini menjalani pengobatan di berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Bojonegoro. Namun, dari jumlah tersebut, 1.930 orang merupakan warga ber-KTP Bojonegoro, sedangkan 2.321 pasien lainnya berasal dari luar daerah yang menjalani terapi di Bojonegoro.
Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, menyusul pernyataan Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat praktik asusila.
Ninik menjelaskan, seluruh pasien yang tercatat menjalani terapi mendapatkan layanan di rumah sakit maupun puskesmas yang ada di Kabupaten Bojonegoro. "Betul, pasien HIV yang berobat di Bojonegoro ada 4.251 orang," ujar Ninik, Selasa (4/8/2026).
Ia menegaskan, seluruh proses pengobatan berada dalam pemantauan Dinas Kesehatan agar pasien memperoleh terapi sesuai standar.
"Seluruhnya berobat di Bojonegoro. Pengobatan dalam pantauan Dinas Kesehatan, dilakukan di rumah sakit dan puskesmas," katanya.
Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kabupaten Bojonegoro yang mencapai sekitar 1,37 juta jiwa, maka 1.930 warga Bojonegoro yang hidup dengan HIV setara sekitar 0,14 persen dari total populasi. Angka tersebut merupakan akumulasi pasien yang menjalani pengobatan dan bukan jumlah kasus baru dalam satu tahun.
Sebelumnya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah melakukan sidak ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat praktik asusila, di antaranya di Desa Pacing, Kecamatan Sukosewu, hingga kawasan Jalan Pondok Pinang atau Rel Bengkong pada Jumat (31/7/2026).
Menurut Nurul, sidak tersebut merupakan bagian dari langkah mitigasi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS. Selain memperkuat edukasi dan layanan kesehatan, pemerintah juga berupaya menertibkan lokasi-lokasi yang dinilai berpotensi menjadi tempat terjadinya perilaku seksual berisiko.Judul alternatif:
Editor : Rofiq
URL : https://jatimpedia.id/news-17808-miris-4251-orang-di-kabupaten-bojonegoro-terinfeksi-hivaids