JATIMPEDIA, Jember -Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Jember, terus mengembangkan kopi robusta organik dengan cita rasa tinggi karena ditanam secara organik dan bebas pestisida kimia.
"Kopi yang dihasilkan PDP Kahyangan semua prosesnya organik, tanpa ada pestisida atau bahan kimia lainnya, sehingga taste yang dihasilkan sangat baik,” kata Direktur Utama PDP KahyanganbGogot Cahyo Baskoro, di Jember, Kamis.
Menurutnya, seluruh proses produksi dilakukan secara mandiri, mulai pembibitan, perawatan tanaman, panen, pengolahan pascapanen, pengemasan, hingga pemasaran.
Kopi robusta tersebut ditanam di sejumlah kebun milik PDP Kahyangan yang tersebar di Kebun Sumber Tenggulun di Kecamatan Tanggul, Sumber Pandan di Kecamatan Sumberbaru, Gunung Pasang di Kecamatan Panti, serta Kebun Sumber Wadung dan Kali Mrawan di Kecamatan Silo.
"Salah satu keunggulan kopi produksi kami terletak pada sistem budi daya yang menerapkan sistem organik, mulai dari pembibitan hingga perawatan, kemudian pengolahan dan pengemasan semua dilakukan secara mandiri, sehingga mutunya terjamin," katanya lagi.
Ia mengatakan pihak perusahaan daerah perkebunan sudah memiliki mesin pengolahan sendiri yang bisa memenuhi permintaan pasar yakni mesin Mason (Mason Dryer), dari buah kopi yang sudah dipetik, kemudian menjadi green bean dan diroasting sendiri di pabrik yang dikelola secara mandiri.
Hasil pengolahan kopi tersebut kemudian dipasarkan dalam berbagai bentuk untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam. Selain green bean yang banyak dibutuhkan kafe maupun pelaku usaha roasting, PDP Kahyangan juga menyediakan produk siap konsumsi dalam berbagai ukuran kemasan.
"Proses pengolahan kopi di PDP Kahyangan dilakukan secara alami tanpa campuran bahan kimia tambahan, sehingga menjaga kemurnian rasa kopi robusta khas Jember," ujarnya.
Direktur Produksi, Pemasaran, dan Pengembangan PDP Kahyangan Nyoman Aribowo mengatakan kopi menjadi salah satu komoditas utama yang dikembangkan perusahaan daerah perkebunan milik BUMD Jember itu, selain karet.
"Luas lahan budi daya kopi yang tersebar di beberapa kebun tercatat sekitar 300 hektare, kemudian produksi per tahun sekitar 100 ton dan kami berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan produksi kopi ke depannya," katanya lagi.
Ia menjelaskan biasanya produksi jenis green bean dijual ke pabrikan, sedangkan pemasaran untuk kopi olahan roasting dan bubuk yang dikemas masih di Kabupaten Jember, sehingga ke depan pihaknya akan lebih fokus untuk pengembangan produk hilirnya.
Editor : Rofiq
URL : https://jatimpedia.id/news-17119-pdp-kahyangan-jember-kembangkan-kopi-organik-