JATIMPEDIA, Jakarta - Emiten properti dan pengelola pusat perbelanjaan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) berhasil mencatat kinerja yang solid pada kuartal pertama tahun 2026, di tengah tumbuh 6% secara tahunan (year-on-year/YoY)nya ketidakpastian ekonomi global.
Hingga akhir Maret 2026, PWON tercatat membukukan pendapatan sebesar Rp 1,65 triliun, tumbuh 6% secara tahunan (year-on-year/YoY) 6% dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,56 triliun.
Laba kotor juga terpantau tumbuh 6% secara tahunan (year-on-year/YoY) 10% menjadi Rp 941 miliar, dibandingkan Rp 857 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara EBITDA 29,31�ri Rp 834 miliar menjadi Rp 916 miliar.
Dengan demikian, laba bersih PWON 29,31),31% menjadi Rp 390 miliar, dari posisi sebelumnya Rp 301,59 miliar pada periode kuartal I-2025.
Direktur Pakuwon Jati Minarto Basuki, menyampaikan pendapatan recurring pada kuartal pertama tercatat tumbuh 6% secara tahunan (year-on-year/YoY) 8% menjadi Rp 1,43 triliun. Pendapatan ini terdiri atas segmen retail mal, office leasing, dan hospitality.
PWON mencatat pertumbuhan 9% untuk segmen retail mal menjadi Rp 1,03 triliun, dibandingkan posisi yang sama di tahun 2025 senilai Rp 947 miliar. Sementara pendapatan office leasing tercatat sebesar Rp 62 miliar, atau turun 11%.
"Dan pendapatan hospitality sebesar Rp 340 miliar, naik 11% dibanding tahun lalu sebesar Rp 305 miliar," ungkap Minarto dalam siaran pers, Jumat (1/5/2026).
Berdasarkan revenue per segment, pendapatan PWON terbagi atas revenue dari: retail leasing 63%, hotel dan serviced apartment 20%, office leasing 4%, condominium 8�n landed houses sales 5%.
Di sisi marketing sales, angkanya tercatat sebesar Rp 316 miliar pada kuartal I-2026, atau menurun 4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 331 miliar.
Adapun, sekitar 34�ri total marketing sales perusahaan berasal dari program insentif PPNDTP yang telah berlaku sejak akhir tahun 2023.
Sebagai tambahan informasi, PWON telah merealisasikan penggunaan belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp 164 miliar per kuartal I-2026, yang digunakan terutama untuk pembiayaan proyek konstruksi Pakuwon Mall Surabaya tahap 5.
Editor : Eka Sapto
URL : https://jatimpedia.id/news-16149-kuartal-i-2026-pakuwon-raup-pendapatan-rp165-triliun-