BPKH Berangkatkan 675 Peserta Program Balik Kerja dari Surabaya

JATIMPEDIA, Surabaya  - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menggelar program "Balik Kerja Bareng BPKH 2026" dengan memberangkatkan peserta pemudik balik dari Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya. Program yang digelar sejak 2023 terus menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Tingginya minat tersebut terlihat dari jumlah pendaftar sebanyak 1.412 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 675 peserta.

 

 

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Indra Gunawan, dalam sambutannya menyebutkan bahwa kuota tersebut difasilitasi melalui 15 unit bus yang diberangkatkan menuju sejumlah kota tujuan, yakni Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Poris Plawad, dan Terminal Baranangsiang. Selain transportasi gratis, peserta juga mendapatkan fasilitas pendukung seperti konsumsi dan perlengkapan perjalanan.

 

 

"Ini bukti bahwa antusiasme warga Surabaya untuk kembali bekerja sangat tinggi," ujar Indra Gunawan, Anggota Badan Pelaksana BPKH, Selasa (24/3/2026).

 

 

Selain Surabaya, keberangkatan program ini juga dilakukan dari sejumlah kota lain seperti Yogyakarta, Solo, dan Lampung. Namun, tingginya permintaan belum sepenuhnya diimbangi dengan kapasitas yang tersedia.

 

 

Secara nasional, jumlah pendaftar disebut mencapai sekitar 11.000 orang, sementara kuota yang tersedia baru sekitar seperempatnya. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan dan fasilitas yang disediakan.

 

 

Penyelenggara pun membuka peluang penambahan kuota pada tahun mendatang. Salah satu usulan yang mencuat adalah penambahan armada bus, termasuk dari daerah lain di Jawa Timur seperti Jombang.

 

 

"Ke depan, kami berharap ada penambahan alokasi, khususnya untuk Jawa Timur yang memiliki jumlah peminat besar," lanjutnya.

 

 

Indra menambahkan, pendanaan kegiatan tersebut berasal dari nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU), bukan dari setoran awal jemaah haji. Pokok dana tetap dijaga, sementara hasil pengembangannya dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.

 

 

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf menilai antusiasme masyarakat terhadap program ini terus meningkat dari tahun ke tahun. 

 

 

"Antusiasme peserta Program Balik Kerja BPKH 2026 meningkat. Ke depan, kami berharap BPKH dapat menambah armada, mengingat Jawa Timur merupakan daerah dengan jumlah jemaah haji tunggu terbanyak. Semoga kedepannya BPKH terus memberikan kebermanfaat bagi umat," katanya.

 

 

Kegiatan pelepasan di Surabaya turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Anggota Komisi VIII DPR RI Ina Amania, Asisten Gubernur Jawa Timur Akhmad Jazuli, serta Pembina Yayasan Ummul Quro Ahmad Syakur.

Berita Terbaru