JATIMPEDIA, Situbondo - Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo, memperkuat sinergi dalam penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo.
Pemprov Jatim dalam waktu dekat akan melakukan normalisasi Sungai Lubawang yang sudah mengalami pendangkalan sehingga tidak berfungsi normal dan mengakibatkan banjir bandang pada Rabu (21/1/2026).
Selain itu, Pemprov Jatim juga akan segera melakukan perbaikan saluran irigasi karena ada seluas 1.336 hektare lahan pertanian yang juga terdampak banjir bandang.
"Perbaikan irigasi lahan pertanian sudah mulai dikerjakan dan akan selesai dalam jangka waktu tiga hari ke depan, dimulai Sabtu sampai Senin, 26 Januari 2026," ujar Gubernur Khofifah, Minggu (25/1/2026).
Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengaku telah melayangkan permohonan bantuan ke Pemprov Jatim dan pemerintah pusat untuk membantu pemulihan fasilitas umum akibat banjir, salah satunya jembatan.
"Ada sekitar 1.500 warga di Desa Wringinanom, Kecamatan Jatibanteng yang terisolir karena jembatan putus dan akses jalan tertutup material longsor, sehingga kami kesulitan untuk mendistribusikan bantuan," ungkap Bupati.
Bupati berharap jembatan penghubung antar Desa Wringinanom dan Desa Patemon Kecamatan Jatibanteng, bisa segera terealisasi karena itu merupakan fasilitas utama masyarakat untuk keluar desa.
"Semoga segera mendapat bantuan sehingga kami lekas membangun jembatan penghubung tersebut," tegas Bupati Rio.
Sementara itu, dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan penanganan kebencanaan, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Situbondo memastikan dukungan keandalan dan keamanan pasokan listrik.
"Ini bagian dari komitmen PLN dalam mendukung penanganan bencana serta menjaga pelayanan kelistrikan tetap andal bagi masyarakat," ujar Manager PLN UP3 Situbondo, Teguh Budi Oktavianto.
Editor : Rofiq
URL : https://jatimpedia.id/news-14476-tangani-banjir-longsor-situbondo-pln-dukung-pasokan-listrik