JATIMPEDIA, Surabaya - Pakuwon Group kembali mennghadirkan pusat bisnis tahap kedua Beverly Square yang berlokasi strategis, bersebelahan dengan Hokky Supermarket di Pakuwon City, Surabaya Timur.
Beverly Square dikembangkan di atas tanah seluas 4.400 meter persegi terdiri dari 41 unit ruko/shop, dan terintegrasi dalam kawasan hunian Pakuwon City yang mengusung konsep lifestyle business urban saat ini.
Di Pakuwon City, Pakuwon Group konsisten mengembangkan kawasan dengan berbagai fasilitas komersial dan lifestyle, diantaranya melalui Park Shanghai, destinasi hiburan dan wisata kuliner dengan konsep Oriental di Kawasan Pakuwon City Mall dan Beverly Shopping Arcade ruko/shophouses 3 lantai di area komersial East Coast Park.
Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi mengatakan, kehadiran Beverly Square tahap kedua merupakan respons atas tingginya minat pasar terhadap produk ruko di kawasan tersebut, khususnya setelah suksesnya penjualan Beverly Shopping Arcade pada tahun 2024 dan saat ini sudah terjual habis dan seluruhnya sudah beroperasi.
"Setelah sukses penjualan Beverly Shopping Arcade tahun lalu, kami kembali menghadirkan pusat bisnis tahap kedua Beverly Square yang lokasinya bersebelahan langsung dengan Hokky Supermarket," ujar Sutandi di sela acara Groundbreaking Ceremony Beverly Square di Pakuwon City, Jumat (23/1/2026).
Beverly Square tahap kedua dikembangkan dalam bentuk ruko dua lantai dengan kisaran harga mulai Rp2 miliar hingga Rp3 miliar per unit. Produk ini ditujukan untuk pelaku usaha yang ingin segera membuka bisnis di kawasan hunian premium.
Sutandi menambahkan, minat pasar terhadap ruko ini sangat tinggi karena unit dapat diserahterimakan pada akhir tahun ini, sehingga pembeli bisa langsung membuka usaha tanpa menunggu lama.
"Kami hadirkan kawasan Beverly ini karena pada tahap pertama peminatnya sangat banyak. Saat ini sudah jarang ada ruko yang berada di dalam satu kawasan perumahan besar seperti ini," jelasnya.
Pakuwon City sendiri menjadi keunggulan utama karena memiliki lebih dari 15 ribu kepala keluarga yang tentunya menjadi captive market bagi para pelaku usaha di Beverly Square.
Selain itu, kawasan tersebut juga didukung oleh beberapa tower apartemen yang telah terserap pasar, seperti Amor, East Coast, Educity yang sudah habis terjual dan sudah dihuni, serta Bella yang telah terjual hingga 80 persen.
"Ditambah lagi ada lima lembaga pendidikan di dalam kawasan ini. Sehingga menjadi pasar potensial yang sangat kuat untuk yang membuka usaha di sini," kata Sutandi.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Central Asia (BCA) yang mendukung pembiayaan konsumen melalui fasilitas KPR, di mana sekitar 80 persen pembeli merupakan nasabah BCA.
Sutandi mengakui bahwa penurunan daya beli masyarakat telah dirasakan sejak pertengahan 2024 akibat berbagai faktor global seperti perang tarif yang membuat masyarakat cenderung bersikap wait and see.
Namun demikian, dia menyebut kondisi perekonomian kian membaik seiring pencairan anggaran pemerintah menjelang akhir tahun lalu sebesar Rp200 triliun ke sektor perbankan, sehingga mampu mendorong geliat ekonomi dan konsumsi masyarakat.
Hal tersebut terbukti pada Desember 2025 lalu, di mana sektor ritel mengalami kenaikan signifikan. Sutandi pun optimistis pasar properti akan mengalami booming pada 2026 ini.
Dia menilai harga ruko di Pakuwon City yang masih berada di kisaran Rp2 miliar menjadi peluang besar bagi investor, apalagi dengan keberlanjutan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga akhir tahun ini.
Dia juga menyoroti penguatan dolar yang berdampak pada industri properti. Menurutnya, kondisi ini justru menjadi momen tepat untuk membeli karena harga properti berpotensi naik seiring penguatan dolar.
"Makanya saya yakin Beverly Square akan diserap pasar bahkan tidak sampai akhir tahun ini sudah sold out," ujar Sutandi.
General Manager Marketing Pakuwon Group, Liliani Harsono menambahkan, ruko Beverly Square tahap pertama berupa bangunan tiga lantai dengan harga Rp5 miliar - Rp 6 miliar telah terjual habis sebanyak 50 unit.
Untuk tahap kedua, akan dibangun 41 unit ruko dua lantai dengan harga mulai Rp2 miliar - Rp 3 miliar, dan saat ini telah terjual sekitar 50 persen. "Customer loyal banyak yang langsung mengambil tahap kedua, bahkan repeat buyer mencapai 50 persen," ujarnya.
Beverly Square didesain khusus 2 lantai dengan sitting area seluas 3m dilengkapi premium canopy dan area parkir langsung di depan drop off sesuai sekali untuk bisnis/usaha Resto Cafe Eatery, Yoga & Pilates Studio, Music Academy, Aesthetic Clinic, Interior Gallery, Bakery Shop, Hair & Beauty, Banking, dan showroom.
Ke depan, Pakuwon Group juga menyiapkan tahap ketiga dengan jumlah unit yang hampir sama karena lahan telah tersedia.
Pada periode event Groundbreaking Ceremony ini, Pakuwon Group memberikan Special Promo Harga Launching mulai Rp 2 miliar-an, Free Biaya KPR, Free BPHTB, Free PPN Rp 220 juta dan Special gift Imlek Lucky Angpao selama periode pembelian pada 25 Januari hingga 22 Februari 2026.
Dari sisi perbankan, Vice President of Consumer Loan BCA K3S Surabaya, Meliani Tjondro menyampaikan dukungan penuh melalui fasilitas KPR BCA dengan bunga mulai 2,49%, DP 10%, bebas biaya KPR dan BPHTB, serta tenor berjenjang hingga 20 tahun untuk nasabahnya yang melakukan pembelian produk properti di Pakuwon Group.
"Kami optimistis kredit akan tumbuh di 2026 dengan menjalin kepercayaan bersama pengembang terpercaya seperti Pakuwon Group," ujarnya.
Editor : Eka Sapto
URL : https://jatimpedia.id/news-14442-pakuwon-city-kembangkan-pusat-bisnis-dan-lifestyle-beverly-square