Hingga November 2025, BPBD Kota Madiun Tangani 200 Kejadian

JATIMPEDIA, Madiun - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun mencatat sekitar 200 penanganan peristiwa sepanjang Januari hingga November 2025. Data tersebut menunjukkan ragam kejadian yang ditangani BPBD melalui layanan pengaduan masyarakat.

Berdasarkan infografis di media sosial resmi BPBD Kota Madiun, sebanyak 102 peristiwa merupakan pencarian dan pertolongan. Sementara sisanya meliputi 25 kejadian kebakaran, 52 peristiwa angin kencang dan pohon tumbang, serta 21 laporan banjir dan genangan air.

Memasuki akhir tahun, jumlah laporan masih tercatat cukup tinggi. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati, menjelaskan pada Desember 2025, pihaknya menangani 27 peristiwa yang didominasi penyelamatan hewan atau animal rescue.

 
“Ada 27 kejadian penanganan, di antaranya 15 merupakan animal rescue, didominasi pengaduan penanganan ular dan tawon vespa,” jelasnya.

Selain penyelamatan hewan, BPBD juga menangani pengaduan masyarakat lainnya. Diantaranya tumpahan hotmix, pohon tumbang akibat hujan dengan intensitas cukup tinggi, serta satu kejadian kebakaran di sebuah sekolah dasar akibat korsleting listrik saat masa libur.
Sementara itu, pada minggu pertama Januari 2026, BPBD Kota Madiun menangani lima laporan dari masyarakat. Seluruh laporan tersebut merupakan animal rescue, terdiri atas empat penanganan tawon dan satu laporan penanganan anjing liar.

Untuk merespons laporan masyarakat, BPBD Kota Madiun menyiagakan empat regu Tim Reaksi Cepat (TRC). Setiap regu diperkuat tujuh personel, dilengkapi komandan regu, unsur Pusdalop, serta dukungan personel perempuan atau srikandi.

BPBD Kota Madiun juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan potensi gangguan yang dapat menimbulkan bencana atau mengganggu ketentraman. Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat 112 atau langsung ke kantor BPBD Kota Madiun. 

Berita Terbaru