JATIMPEDIA, Pasuruan - Jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang kembali dibuka untuk aktivitas pendakian mulai Sabtu (26/9/2026), setelah ditutup lebih dari sebulan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pembukaan kembali jalur pendakian tersebut tertuang dalam pengumuman resmi UPT Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo Nomor 500.4.6.10/1690//123.7.2/2026.
Keputusan itu diambil setelah dilakukan monitoring lapangan terhadap kondisi kawasan pascakebakaran hutan di Gunung Arjuno-Welirang.
"Atas hasil monitoring lapangan pasca kejadian kebakaran hutan di Gunung Arjuno-Wlirang, maka aktivitas pendakian Arjuno-Wlirang resmi dibuka kembali pada hari Sabtu tanggal 26 September 2026," demikian bunyi pengumuman UPT Tahura Raden Soerjo.
Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustinintyas Marini membenarkan pembukaan kembali jalur pendakian tersebut.
"Inggih, mulai dibuka 26 September besok," kata Agustinintyas saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2026).
Meski jalur kembali dibuka, aktivitas pendakian tidak sepenuhnya tanpa pembatasan. Pengelola dapat menghentikan kegiatan pendakian sewaktu-waktu apabila terjadi cuaca ekstrem atau kondisi darurat lain yang berpotensi membahayakan keselamatan pendaki.
Pengelola juga mengingatkan calon pendaki untuk memahami dan mematuhi seluruh ketentuan serta standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku selama berada di kawasan Gunung Arjuno-Welirang.
"Jalur pendakian memang dibuka, tapi kami mengimbau para pendaki untuk wajib patuh ketentuan dan SOP yang ditentukan," ujarnya.
Sebelumnya, jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sejak Rabu (19/8/2026) menyusul terjadinya kebakaran hutan di kawasan tersebut.
Dengan dibukanya kembali jalur pendakian, aktivitas pendakian di kawasan Gunung Arjuno-Welirang dapat kembali dilakukan mulai akhir pekan ini, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan arahan petugas di lapangan.
Editor : Arif