Pickleball Mulai Digandrungi di Surabaya, Olahraga Raket yang Ramah Pemula

JATIMPEDIA, Surabaya - Olahraga pickleball mulai menarik perhatian masyarakat Surabaya. Permainan ini memadukan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja, serta dapat dimainkan secara tunggal maupun ganda.

Pickleball menggunakan paddle padat dan bola polimer berlubang. Ukuran lapangannya menyerupai lapangan bulu tangkis dengan net yang lebih rendah dibandingkan tenis.

Olahraga asal Amerika Serikat ini mulai masuk Indonesia pada 2019 dan kini berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Di Surabaya, perkembangan pickleball terlihat dari bertambahnya fasilitas permainan. Berdasarkan catatan Investor Bisnis, setidaknya terdapat lima lokasi yang menyediakan lapangan pickleball, yakni Zuper Pickle Ball ARH, MUN+ Sport Club, Imun Match ITC Sport Center, Homeground Padel Pickle, dan Uno Pickle Verwood.

General Manager Zuper Pickleball Johan Saputra mengatakan pihaknya mulai memperkenalkan pickleball di Surabaya Timur sejak akhir Juli 2026. Respons masyarakat disebut cukup positif, terutama dari pemain badminton dan padel.

“Kami sudah sekitar tiga bulan berjalan, mulai akhir Juli mencoba memperkenalkan olahraga pickleball ini. Di luar negeri sebenarnya sudah hype banget, bahkan di Amerika Serikat sudah ada sejak tahun 1960-an,” ujar Johan.

Menurut dia, permainan yang mudah dipelajari menjadi salah satu daya tarik pickleball. Dengan peralatan yang relatif ringan, pemula dapat memahami dasar permainan dalam waktu singkat.

Saat ini, mayoritas pemain yang datang berada pada rentang usia 17 hingga 35 tahun.

Dari sisi biaya, paddle tersedia mulai sekitar Rp400.000, sedangkan bola sekitar Rp20.000. Sewa lapangan berada di kisaran Rp100.000 per jam, atau Rp75.000 per jam selama masa soft opening.

Minat terhadap olahraga ini juga mendorong munculnya layanan pelatih. Admin Coach Suka Linggawati mengatakan banyak pemain badminton mulai mencoba pickleball karena karakter permainannya relatif ringan.

Melihat tren tersebut, Zuper Pickleball juga menyiapkan pusat olahraga terpadu di kawasan Rungkut yang akan menggabungkan lapangan badminton dan pickleball dengan fasilitas massage serta kebugaran.

Fasilitas tersebut ditargetkan beroperasi pada Desember 2026 hingga Januari 2027.

Perkembangan fasilitas dan komunitas pickleball menunjukkan olahraga ini mulai menjadi alternatif aktivitas olahraga dan rekreasi bagi masyarakat Surabaya.

Editor : Eka Sapto

Berita Terbaru