JATIMPEDIA, Gresik - Badan Pengelola Pendapatan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik mencatat realisasi pajak daerah hingga November 2025 mencapai Rp957 miliar. Jumlah ini mencapai 87,15 persen dari target Rp1.098.185.913.376.
Beberapa jenis pajak seperti Opsen PKB dan Opsen BBNKB bahkan telah melewati 100 persen. Pada PBJT, dari target Rp335.200.000.000, capaian mencapai Rp306.734.018.712 atau 91,51 persen. Khusus PBJT makanan dan minuman, penerimaan sudah melampaui 100 persen.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi BPPKAD atas capaian pajak yang mendekati 100 persen menjelang akhir tahun, serta memastikan strategi baru akan disiapkan agar tren positif ini terus terjaga.
Apresiasi tersebut menjadi cara pemerintah daerah memperkuat kesadaran bahwa kepatuhan pajak berbanding lurus dengan kualitas pembangunan yang dapat dinikmati seluruh warga.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan Pemerintah Kabupaten Gresik memberi apresiasi kepada wajib pajak yang menunjukkan kepatuhan, kontribusi, dan komitmen dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.
“Salahsatunya dengan memberikan penghargaan kepada wajib pajak. Acara ini merupakan apresiasi kepada masyarakat yang sudah berkontribusi membangun daerah melalui membayar pajak kendaraan secara rutin, BBNKB, serta pajak yang diambil dari restoran di Kabupaten Gresik,” ujarnya.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menggelar apresiasi bagi wajib pajak kendaraan bermotor, BBNKB, serta PBJT makanan dan minuman. Diadakan di Kafe Koromi, Selasa (09/12), kegiatan ini merupakan periode kedua, setelah sebelumnya periode pertama digelar pada Juli 2025.
Untuk menggenjot penerimaan pajak daerah, Kepala BPPKAD, Andhy Hendro Wijaya terus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, sekaligus memberi teladan bagi wajib pajak lainnya.
Salahsatunya dengan memasang teknologi tapping box sebagai instrumen transparansi dan akurasi pencatatan pajak restoran, yang berdampak langsung terhadap penguatan pendapatan daerah. Saat ini terdapat 173 unit tapping box yang terpasang: 142 di restoran, 15 di lokasi parkir, 9 di hotel, dan 6 di tempat hiburan. Tahun ini akan ditambah 30 unit baru.
"Dengan pengawasan real time melalui dashboard monitoring, sistem ini diyakini akan berdampak pada kenaikan signifikan PBJT makanan dan minuman," ujar mantan Sekda Kabupaten Gresik ini.
Andhy Hendro Wijaya menegaskan bahwa sisa waktu hingga 31 Desember akan dimaksimalkan. Ekstensifikasi pajak melalui penambahan wajib pajak baru, akan menjadi strategi kunci melihat potensi basis pajak di Gresik yang masih luas dan belum seluruhnya tergarap.
L
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menggelar apresiasi bagi wajib pajak kendaraan bermotor, BBNKB, serta PBJT makanan dan minuman. Diadakan di Kafe Koromi, Selasa (09/12), kegiatan ini merupakan periode kedua, setelah sebelumnya periode pertama digelar pada Juli 2025.
Dalam pelaksanaan periode kedua ini, Pemkab Gresik menyediakan hadiah undian sebanyak 14 unit televisi, 4 sepeda motor, dan 10 paket umrah. Seluruh hadiah diundi secara real time, transparan serta ditayangkan di YouTube resmi Pemkab Gresik.
Editor : Rofiq