JATIMPEDIA, Jakarta - PT Smelting kembali menunjukkan komitmennya terhadap aksi lingkungan dengan meraih Penghargaan ProKlim 2025 dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
Penghargaan tersebut diberikan atas peran aktif perusahaan dalam mendampingi 10 lokasi desa selama dua tahun terakhir.
Penghargaan diterima oleh Erika, Vice President Governmental/External Affairs PT Smelting, mewakili perusahaan dalam acara penyerahan penghargaan yang digelar pada awal Desember ini.
Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Melalui program ini, masyarakat didorong untuk berperan dalam pengurangan emisi gas rumah kaca serta memperkuat ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.
Menurut Erika, selama periode 2024–2025, PT Smelting melakukan pendampingan di sejumlah titik desa. Pada 2024, desa-desa yang terlibat meliputi Desa Prupuh (RW 1 & 2), Desa Kisik (RW 2 & 4), Desa Sukomulyo (RW 8), dan Desa Roomo (RW 1). Pada 2025, dukungan diperluas ke empat lokasi tambahan yakni RW 2 Desa Roomo, RW 2 dan RW 12 Desa Sukomulyo, serta RW 2 Desa Ketanen.
Bentuk dukungan PT Smelting mencakup kegiatan bimbingan, sosialisasi, pelatihan mitigasi dan adaptasi iklim, pengelolaan sampah, pembuatan kompos, penyediaan sarana dan prasarana pendukung, hingga pendampingan dalam pengisian sistem registrasi nasional perubahan iklim.
Kolaborasi PT Smelting bersama pemerintah dan masyarakat ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat aksi iklim di tingkat lokal. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim.
Editor : Rizky