Wali Kota Kediri Terima Penghargaan Festival Ekspor dari Gubernur Jatim

JATIMPEDIA, Surabaya - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansameraih di ajang Festival Ekspor 2025 Provinsi Jawa Timur, di Surabaya.  Apresiasi yang diberikan kepada Pemerintah Kota Kediri untuk penghargaan sebagai Pemerintah Kota/Kabupaten Pendukung IKM Ekspor.

Prestasi ini diberikan kepada pemerintah daerah yang telah berkontribusi aktif dalam mendorong pengembangan dan peningkatan kinerja ekspor IKM di wilayahnya.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Kediri, Vinanda menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan tersebut. 

Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, pelaku IKM dan stakeholder terkait. Dimana tentunya pelaku IKM juga telah bekerja keras untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya.

"Alhamdulillah kami mendapat penghargaan di ajang Festival Ekspor 2025 Provinsi Jawa Timur. Kami sebagai pemerintah daerah hadir untuk memastikan pelaku IKM di Kota Kediri siap bersaing di pasar global. Tentu melalui berbagai program yang ada di Pemerintah Kota Kediri," kata Vinanda.

Ia menjelaskan, selama ini Pemerintah Kota Kediri berkontribusi aktif dalam mendorong pengembangan dan peningkatan kinerja ekspor IKM. Jumlah IKM/UKM di Kota Kediri yang siap ekspor semakin meningkat.

"Dengan komoditas seperti kerajinan kayu, tanaman hias, makanan ringan, kain, perhiasan dan lainnya," katanya.

Tak hanya itu, imbuh Vinanda, Pemerintah Kota Kediri juga memiliki anggaran untuk Program Pengembangan Ekspor Tahun 2024-2025. Dengan kepesertaan dalam pameran dan pembinaan kepada pelaku usaha ekspor.

"Kami juga berkolaborasi aktif dengan pihak eksternal terkait pengembangan ekspor di tahun 2024-2025, yakni dengan adanya pelatihan ekspor bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan, jumlah peserta sebanyak 30 IKM/UKM, serta pelatihan ekspor bekerjasama dengan Export Center Surabaya (ECS) dengan jumlah peserta sebanyak 50 IKM/UKM," katanya.

Vinanda melanjutkan, dengan diraihnya penghargaan ini pihaknya berkomitmen untuk terus memperbesar peluang ekspor bagi pelaku IKM, sehingga bisa menembus kancah internasional.

Berita Terbaru