JATIMPEDIA, Malang - Ciputra Group memperkuat penetrasinya di segmen hunian premium di Kota Malang dengan meluncurkan Cluster Yellow Leaf di CitraLand Puncak Tidar. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan menangkap perubahan preferensi konsumen yang kini tidak sekadar mencari rumah, tetapi juga lingkungan tinggal yang mendukung gaya hidup, kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup.
Cluster terbaru tersebut dikembangkan di atas lahan sekitar 7 hektare dan mengusung konsep slow living dengan pendekatan arsitektur Modern Colonial atau Colonial Revival. Berada di kawasan perbukitan Puncak Tidar, Yellow Leaf dirancang menawarkan suasana privat, ruang hijau, udara yang lebih sejuk, serta panorama perbukitan dan city view Kota Malang.
Yellow Leaf merupakan cluster kelima sekaligus cluster terakhir pada tahap pertama pengembangan CitraLand Puncak Tidar. Tahap I memiliki luas total 32 hektare, sehingga peluncuran cluster ini sekaligus menandai kelanjutan ekspansi kawasan hunian premium Ciputra Group di salah satu kawasan strategis Kota Malang.
Pada tahap awal, pengembang melepas 64 unit dari total 208 unit yang direncanakan dibangun di Yellow Leaf. Harga yang ditawarkan cukup lebar, mulai dari sekitar Rp1,7 miliar hingga Rp8 miliar per unit, dengan delapan pilihan tipe rumah berukuran dua hingga tiga lantai.
General Manager CitraLand Puncak Tidar, Deddy Hasli Hidayat, mengatakan Yellow Leaf dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan hunian tenang tanpa harus meninggalkan kenyamanan dan aktivitas sehari-hari. Konsep tersebut, menurut dia, semakin relevan dengan perubahan pola pikir konsumen dalam memilih tempat tinggal.
"Semua tipe rumah baru ini merupakan hunian premium yang cocok untuk user pencinta slow living dan olahraga dengan tenang," ujar Deddy di sela acara "Hybrid & Strength Race 2026", turnamen gaya Hyrox di CitraLand Puncak Tidar Malang, Minggu (9/8/2026).
Peluncuran Yellow Leaf juga menjadi respons terhadap ketersediaan produk di CitraLand Puncak Tidar. Deddy mengatakan, dari empat cluster yang dikembangkan sebelumnya, sebanyak 360 unit rumah telah terjual. Kondisi tersebut mendorong pengembang menghadirkan produk baru, terutama untuk konsumen yang masih mencari rumah pada rentang harga Rp2 miliar hingga Rp3 miliar.
Dari delapan tipe yang ditawarkan, tiga tipe dipasarkan di bawah Rp3 miliar, yakni Calia berukuran 6x12 meter dan 6x15 meter, Clara 7x15 meter, serta Ciana 8x15 meter. Sementara itu, lima tipe lainnya menyasar segmen di atas Rp3 miliar, yaitu Celsa 9x15 meter, Attic Carnia 10x18 meter dan 10x20 meter, serta Attic Cattleya 12x20 meter dan 12x25 meter.
Respons awal pasar pun mulai terlihat. Pengembang mencatat telah mendapat pesanan untuk dua unit rumah dengan lebar masing-masing 8 meter dan 10 meter. "Selain itu, sejumlah calon konsumen potensial juga tengah berada dalam tahap penjajakan pembelian. Dengan jumlah total 208 unit, kami optimistis seluruh produk Yellow Leaf dapat terserap pasar dalam waktu sekitar dua tahun," ujar Deddy.
Untuk memperkuat pengalaman calon konsumen, CitraLand Puncak Tidar juga menyiapkan enam rumah contoh yang dilengkapi full furnished. Pengembang turut menyediakan 10 unit rumah ready stock dari sejumlah cluster yang dapat dimanfaatkan konsumen dengan skema insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang bisa diserah terimakan hingga akhir tahun ini.
Marketing Manager CitraLand Puncak Tidar Malang, Wilissanti Giwang K menambahkan, pihaknya menyiapkan sejumlah promo untuk mendorong penjualan selama periode peluncuran. "Konsumen yang melakukan transaksi sepanjang Agustus 2026 mendapatkan diskon Rp60 juta serta subsidi bunga KPR sebesar 2% melalui kerja sama dengan sejumlah perbankan," paparnya.
Lokasi Yellow Leaf di salah satu titik elevasi CitraLand Puncak Tidar menjadi salah satu nilai jual utama karena menawarkan kombinasi panorama hijau dan akses relatif dekat ke fasilitas perkotaan.
Dari sisi kawasan, Yellow Leaf diperkuat boulevard utama dengan right of way (ROW) 18 meter. Cluster ini juga dilengkapi one gate system, keamanan 24 jam, resort-style family clubhouse, kids playground, serta area terbuka hijau. Fasilitas tersebut diposisikan sebagai bagian dari strategi pengembang menjual bukan hanya bangunan, tetapi juga ekosistem hunian yang mendukung gaya hidup sehat dan aktif.
Editor : Eka Sapto