Kementan Akan Buka Peternakan Sapi Jumbo di Probolinggo dan Indramayu

JATIMPEDIA, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, pemerintah akan membangun peternakan ayam di 12 titik lokasi, dan peternakan sapi perah di dua titik lokasi menjadi peternakan terintegrasi.

Pembangunan peternakan ayam terintegrasi akan dilakukan di Pulau Jawa, Lampung, dan Kalimantan. "Sementara peternakan sapi terintegrasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dan di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur," ujar Amran di Jakarta, baru-baru ini.

Sementara untuk peternakan sapi, dialokasikan dana Rp 2,4 triliun dalam satu paket terintegrasi yang mencakup 67 ribu ekor sapi, dengan pendanaan dari Badan Pengelola Investasi Danantara.

Sebagaimana diketahui, masih ada selisih antara produksi daging sapi atau kerbau lokal terhadap kebutuhan konsumsi secara nasional. Dalam Proyeksi Neraca Pangan Daging Sapi/Kerbau, per 2 November, estimasi produksi daging sapi/kerbau lokal 2025 berkisar di 413,8 ribu ton, sedangkan kebutuhan konsumsi setahun berkisar 787,4 ribu ton.

Sementara di sektor perunggasan, Mentan mengatakan, pemerintah berencana membangun peternakan ayam terintegrasi sebagai penguatan ekosistem peternakam unggas dan sapi. Namun agar lebih kokoh, pemerintah terlibat dalam memastikan ketersediaan pakan hingga bibit, terutama ayam atau Day Old Chick (DOC).

"Nah ini hati-hati jangan sampai salah persepsi. Pabrik pakan yang dibangun adalah untuk menolong petani dan peternak kecil, agar pakannya terjamin, DOC-nya terjamin, obat-obatannya terjamin dengan harga terjangkau," kata Amran.

Amran menjelaskan, pemerintah hanya akan membangun ekosistem peternakan terintegrasi dengan bentuk 'pabrik besar'. Sementara di sisi hilir tetap akan diisi oleh peternak kecil. "Di hilir peternak kecil, itu kita perkuat. Peternakan ayam, rencana pertama (dibangun) 12 titik (lokasi)," terangnya.

Menurutnya, pembangunan peternakan terintegrasi yang akan dilakukan di Jawa, Kalimantan, dan Lampung tersebut bertujuan agar kemandirian pakan ternak merata di berbagai daerah di Indonesia. Amran memaparkan, rencana besar peternakan terintgrasi ini didukung alokasi dana yang masif mencapai Rp 22,4 triliun. Untuk proyek peternakan ayam saja, disiapkan anggaran hingga Rp 20 triliun.

Pasokan Jagung Pakan via SPHP

Lebih lanjut terkait dukungan pemerintah ke peternak unggas nasional, Bapanas telah selesai melaksanakan program Stabilisasi Pasokam dan Harga Pangan (SPHP) jagung pakan bersama BULOG. Program SPHP jagung ini menggunakan stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang bersumber dari produksi dalam negeri.

Per 15 November, penyaluran SPHP jagung pakan telah usai dan mencatatkan realisasi sejumlah 51,2 ribu ton yang menyasar kepada 3.578 peternak ayam ras petelur di 17 provinsi. Harga yang diberlakukan dalam SPHP jagung ini adalah Rp 5.000/kg untuk pengambilan di gudang BULOG dan maksimal Rp 5.500/kg di tingkat peternak.

Untuk selisih harga yang dialami BULOG akan diganti pemerintah melalui anggaran yang telah tersedia di Bapanas sejumlah Rp 78,6 miliar. Sebagai perbandingan, program SPHP jagung pakan sudah pernah pemerintah laksanakan melalui BULOG sejak 2023. Realisasinya mencapai 27,6 ribu ton di 2023 dan 275,5 ribu ton di 2024. 

Berita Terbaru

Rossa Jadi Brand Ambassador Changhong

Produsen peralatan elektronik rumah tangga Changhong Indonesia menunjuk penyanyi Rossa sebagai Brand Ambassador eksklusif melalui kampanye bertajuk "Langgeng Be …