JATIMPEDIA, Surabaya - Pakuwon Group yang kembali menghadirkan event tahunan istimewa bertajuk Pakuwon Group Anniversary Exhibition 2025. Pameran akbar guna merayakan perjalanan 43 tahun kiprahnya di industri properti nasional ini berlangsung pada 13–16 November 2025 di Fashion Atrium Pakuwon Mall Surabaya, dengan menampilkan beragam penawaran menarik bagi masyarakat yang ingin memiliki properti impian.
Spesialnya, Pakuwon Group berkolaborasi dengan Bank BCA untuk menghadirkan promo spektakuler yang belum pernah ada sebelumnya. Pengunjung dapat menikmati bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) spesial BCA sebesar 0,98% fixed selama 3 tahun, bebas biaya administrasi, provisi, dan asuransi jiwa. Selain itu, proses persetujuan KPR dapat dilakukan secara cepat dan mudah langsung di lokasi pameran.
Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi mengungkapkan bahwa kerja sama dengan BCA merupakan bentuk komitmen Pakuwon Group dalam memberikan kemudahan sekaligus kepercayaan bagi masyarakat untuk membeli properti di saat yang tepat. "Pameran ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi momentum bagi masyarakat untuk mengambil langkah pasti memiliki rumah dengan bunga yang paling rendah sepanjang sejarah KPR dan harga properti yang bisa dibilang sama dengan tahun lalu," ujarnya di sela Pakuwon Group Anniversary Exhibition 2025 di Pakuwon Mall Surabaya, Kamis (13/11/2025).
Tidak hanya itu, pada pameran itu pengunjung juga berkesempatan menikmati cicilan ringan mulai Rp 2 jutaan serta mendapatkan Free PPN hingga Rp 220 juta. Beragam hadiah menarik pun menanti, mulai dari blind box eksklusif hingga doorprize mewah seperti iPhone 17 Pro, iPad Air M3, Logam Mulia, dan Apple Watch.
Menurut Sutandi, momentum ini sangat tepat karena kondisi perekonomian nasional menunjukkan sinyal positif. "Setelah pada kuartal pertama dan kedua tahun ini ekonomi sempat melambat, kini pada kuartal ketiga pertumbuhan kembali menguat di level 5,04%. Awal November ini bahkan menjadi puncak pertumbuhan ritel yang menandai titik balik pemulihan ekonomi nasional," jelasnya.
Dia menambahkan, secara global pun arah ekonomi menunjukkan stabilisasi, dengan meredanya ketegangan perang dagang dan membaiknya iklim investasi. "Kekhawatiran yang sempat menghantui pasar kini mulai mereda. Konsumsi dalam negeri pun meningkat, diperkuat dengan kebijakan pemerintah yang menyalurkan dana sekitar Rp 200 triliun ke sektor perbankan. Dampaknya terasa nyata, diantaranya bunga kredit menurun dan inflasi terkendali," tambah Sutandi.
Dalam konteks tersebut, Sutandi menilai bahwa saat ini merupakan waktu yang sangat ideal untuk berinvestasi di properti. "Harga emas saat ini sudah berada di level tinggi, sehingga peluang investasinya terbatas. Sebaliknya, harga properti justru stagnan sepanjang 2025, menjadikannya titik nadir dan sangat ideal untuk membeli. Apalagi dengan dukungan bunga KPR rendah serta stimulus PPN DTP dari pemerintah," ungkap Sutandi yang memprediksi harga properti akan beranjak naik di awal tahun depan.
Saat ini, Pakuwon Group memiliki stok properti siap huni dengan total nilai lebih dari Rp 2 triliun, di mana sekitar 70% di antaranya bisa memanfaatkan subsidi free PPN. "Dari total itu, Rp 1,8 triliun merupakan stok properti di Surabaya, dengan komposisi 40�rupa rumah tapak atau landed house," papar Sutandi.
Di Surabaya, terdapat sekitar 360 unit rumah siap huni yang tersebar di kawasan premium seperti Pakuwon Indah, Pakuwon City, dan Grand Pakuwon. Selain rumah tapak, Pakuwon Group juga menghadirkan unit apartemen siap huni di Bella Tower, Pakuwon City, yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam pameran kali ini.
"Segmen apartemen kini semakin diminati, terutama karena harganya yang kompetitif dan ketersediaan unit siap huni. Di tengah perlambatan ekonomi, hunian vertikal menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang mencari kemudahan dan lokasi strategis," ujar Sutandi.
Direktur Pakuwon Group, Fenny Lousa menambahkan, hingga September 2025, kinerja penjualan Pakuwon Group di Surabaya telah mencapai Rp 1,3 triliun dari total target Rp 1,8 triliun untuk tahun ini. Dia optimistis, melalui pameran ini pihaknya dapat menambah sekitar 25�ri target tersebut. "Kami menargetkan transaksi hingga Rp 250 miliar selama event berlangsung," katanya.
Dia juga menuturkan bahwa tren pembelian melalui skema KPR terus mendominasi. "Sekitar 60% transaksi properti kami menggunakan fasilitas KPR, dengan tenor antara 8 hingga 10 tahun. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan jangka panjang dalam memiliki properti," jelas Fenny.
Sementara itu, Head of Sales & Marketing Pakuwon Group, Liliani Harsono menjelaskan bahwa pameran ini menampilkan berbagai pilihan properti unggulan, meliputi rumah siap huni, apartemen dan kondominium dengan fasilitas bintang lima, serta ruko siap usaha di lokasi strategis.
"Melalui Anniversary Exhibition 2025, kami ingin menghadirkan pengalaman belanja properti yang menyenangkan sekaligus menguntungkan bagi pengunjung. Semua kebutuhan masyarakat, baik end user maupun investor, dapat terpenuhi dalam satu kesempatan," ujar Liliani.
Dia menekankan bahwa event ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Pakuwon Group selama lebih dari empat dekade. "Kami terus berinovasi menghadirkan produk-produk terbaik, menjaga kualitas pembangunan, serta memberikan nilai investasi jangka panjang bagi konsumen," tambahnya.
Selain menjadi ajang promosi, pameran ini juga menjadi wujud nyata kontribusi Pakuwon Group terhadap pertumbuhan industri properti nasional. Dengan kolaborasi bersama BCA, perusahaan berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap hunian berkualitas dengan skema pembiayaan yang semakin terjangkau.
"Pakuwon Group percaya bahwa properti tetap menjadi instrumen investasi paling aman dan menjanjikan. Momentum ekonomi yang membaik serta dukungan bunga rendah menjadikan saat ini waktu terbaik untuk membeli properti," tambah Sutandi.
Editor : Eka Sapto