JATIMPEDIA, Surabaya – Sekretaris Daerah Jawa Timur Adhy Karyono mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jemur Andayani, Wonocolo, Kamis (21/8). Kunjungan tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Dalam tinjauan ke dapur umum SPPG, Adhy menegaskan seluruh proses pengolahan makanan diawasi ketat, mulai dari pemilihan bahan, pencucian, hingga penyajian. “Makanan yang diproduksi di sini layak dikonsumsi anak sekolah, ibu hamil, menyusui, hingga balita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, SPPG bekerja sama dengan ahli gizi dan akuntan guna memastikan mutu gizi, standar kebersihan, hingga pengelolaan limbah berjalan sesuai prosedur. Limbah sisa makanan bahkan dimanfaatkan sebagai pakan maggot, yang selanjutnya dapat menjadi sumber protein tinggi bagi pakan ternak. “Ini sejalan dengan konsep ekonomi sirkular,” tambahnya.
Adhy mengapresiasi peran SPPG Wonocolo dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Atas nama Pemerintah Provinsi Jatim kami menyampaikan terima kasih atas kontribusi nyata bagi keberhasilan program nasional ini,” katanya.
Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan percepatan capaian program MBG secara nasional. Dari 7 juta anak pada Juli, angka penerima manfaat melonjak menjadi 20 juta anak di Agustus. “SPPG Wonocolo bisa jadi contoh bagi daerah lain. Negara hadir untuk memastikan anak-anak, ibu hamil, menyusui, dan balita mendapatkan gizi seimbang sehingga terhindar dari stunting,” tutur Zulhas.(eka)
Editor : indri fitria