JATIMPEDIA, Gresik - PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat pesisir melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Nelayanku Sehat”.
Program ini menyasar ratusan keluarga nelayan di Kelurahan Lumpur, Gresik, Jawa Timur, dengan tujuan utama meningkatkan taraf kesehatan dan keselamatan mereka dalam menjalankan profesi yang penuh risiko.
Dalam pelaksanaannya, “Nelayanku Sehat” menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan layanan kesehatan, seperti pembekalan pengetahuan tentang tanggap darurat dan basic life support di laut, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi para nelayan.
Kegiatan ini disambut antusias oleh sekitar 100 nelayan dari lima kelompok nelayan di Kelurahan Lumpur, yakni Bale Pasusukan, Bale Purbo, Bale Wonorejo, Bale Cilik, dan Bale Gede.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan bahwa program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kondisi fisik yang prima bagi para nelayan dalam bekerja, mengingat medan kerja mereka yang berat dan penuh tantangan.
“Melaut adalah pekerjaan dengan risiko tinggi. Dalam kondisi sakit, aktivitas sekecil apapun menjadi sulit, apalagi bagi nelayan. Dengan tubuh yang sehat, mereka bisa bekerja maksimal, hasil tangkapan meningkat, dan pulang dengan selamat untuk kesejahteraan keluarga,” ujar Daconi.
Untuk mendukung layanan kesehatan dalam program ini, Petrokimia Gresik menggandeng Rumah Sakit Grha Husada sebagai mitra pelaksana pemeriksaan medis.
Tak hanya fokus pada kesehatan, program ini juga mencakup dukungan infrastruktur dan perlengkapan keselamatan. Petrokimia Gresik menyerahkan bantuan dana senilai total Rp100 juta untuk renovasi lima balai nelayan, serta menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) seperti safety jacket, pelampung, kotak P3K untuk balai, dan P3K jinjing untuk kapal.
“Kami rutin menyalurkan bantuan untuk nelayan, khususnya di Kelurahan Lumpur yang mayoritas warganya berprofesi sebagai nelayan. Bantuan kami sesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan,” tambah Daconi.
Di akhir kegiatan, Daconi menyampaikan apresiasinya atas kerja sama dan dukungan komunitas nelayan terhadap operasional Petrokimia Gresik. Ia menegaskan bahwa kontribusi perusahaan akan terus meningkat seiring berkembangnya perusahaan, sejalan dengan misi mendukung program swasembada pangan nasional sebagaimana tertuang dalam visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Asta Cita.
“Program ini juga menjadi bentuk terima kasih kami kepada para nelayan yang telah mendukung keberlangsungan operasional kami. Kami berkomitmen, semakin besar Petrokimia Gresik, semakin besar pula kontribusinya bagi masyarakat sekitar, termasuk nelayan,” tutupnya. (ind)
Editor : indri fitria
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia (LPKSI) Tahun 2025. Laporan itu menggambarkan kinerja dan arah pengemba …
penambahan pelanggan baru HCS PT PLN (Persero) yang mencapai 21.865 pelanggan pada Semester I 2026, meningkat 9,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun …
KA Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung pulang pergi (PP) memperkuat konektivitas Daerah Operasi (Daop) 9 dengan sejumlah kota strategis di Pulau Jawa sejak kere …
PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) membuka rute penerbangan langsung Manado-Ternate mulai 19 Agustus 2026 sebagai bagian dari pengembangan jaringan domes …
PT Jasa Marga (Persero) menyatakan perkembangan proyek strategis nasional (PSN) pembangunan jalan tol Jogja-Solo ruas Prambanan-Purwomartani sudah mencapai 98 …
Arus peti kemas di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menunjukkan tren positif pada Juli 2026. Volume peti kemas tercatat sekitar 130 ribu TEUs …