JATIMPEDIA, Gresik - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif berhasil menuntaskan sejumlah program prioritas dalam 100 hari kerja.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif berhasil menuntaskan sejumlah program prioritas dalam 100 hari kerja, terhitung sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari hingga 1 Juni 2025.
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Gresik, Asluchul Alif, menyebutkan bahwa salah satu program prioritas adalah perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.
"Dalam 100 hari kerja, kami telah menyelesaikan perbaikan jalan sepanjang 16 kilometer secara tuntas, 100 persen," ujar Alif saat ditemui pada Senin (2/6/2025).
Menurut Alif, perbaikan jalan ini bertujuan meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
"Ruas-ruas jalan yang kami prioritaskan adalah yang memiliki tingkat mobilitas tinggi, agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," tambah Ketua DPC Gerindra Gresik tersebut.
Ia menilai gerak cepat pemerintah dalam merespons keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan maupun sektor lainnya selama 100 hari kerja berdampak positif terhadap persepsi publik.
Dikatakan, perbaikan infratruktur jalan ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah."Perbaikan jalan dalam 100 hari kerja dipilih di ruas-ruas jalan yang tingkat mobilitas tinggi agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," tutur Ketua DPC Gerindra Gresik ini.
Menurutnya, gerak cepat yang dilakukan pemerintah dalam merespons keluhan masyarakat soal kerusakan jalan maupun sektor lain dalam 100 hari kerja, membuat kepercayaan publik terus meningkat.
Saat ini, Pemkab Gresik memiliki panjang jalan kabupaten sekitar 524 km. Kebanyakan jalan tersebut mengalami kerusakan. Baik rusak sedang maupun berat.
Kerusakan antara lain terjadi pada jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme dengan Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas.
Lalu Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kebomas dan sejumlah ruas jalan kabupaten lain.
Masyarakat berharap kerusakan jalan cepat dilakukan oleh pemerintah agar memudahkan aktivitas masyarakat, terlebih aktivitas ekonomi.
Namun, Alif mengungkapkan bahwa Pemkab Gresik tak mampu melakukan perbaikan kerusakan jalan kabupaten secara keseluruhan dalam satu tahun, karena keterbatasan anggaran.
"Anggarannya terbatas, makanya sementara ruas-ruas jalan tertentu yang didahulukan perbaikan, karena mengalami rusak berat, dan ruas jalan yang padat aktivitas perekonomian," kata Ketua Fraksi Gerindra III DPRD Gresik, Nursaidahll. (ind)
Editor : indri fitria
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama PT Smelting memperkuat sinergi penyelamatan lingkungan pesisir melalui Kick Off Program Konservasi Mangrove "Pesisi …
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Barat yang berlangsung di Novotel …
Pemerintah Kabupaten Gresik menyambut dukungan Kementerian Pertanian RI dalam memperkuat akses petani dan buruh tani terhadap alat dan mesin pertanian (alsintan …
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan jumlah investor saham mencapai 10.052.059 Single Investor Identification (SID) hingga 7 Agustus 2026, bertambah sebanya …
Pertamina Hulu Rokan Zona 4 berhasil mengembangkan tiga sumur infill di wilayah kerjanya, yakni Pertamina EP Limau dan Adera Field, di Sumatera Selatan …
Pasca penyelesaian Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang berlaku sejak Januari 2026, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) yang operating company PT Telkom …