Laba Bersih BCA Tumbuh 4,2 Persen, Kredit Tembus Rp1.063 Triliun

JATIMPEDIA, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama entitas anak membukukan laba bersih Rp45,2 triliun hingga triwulan III 2026. Capaian tersebut meningkat 4,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan, perseroan terus mendorong penyaluran kredit ke berbagai sektor untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan menjaga likuiditas.

Hingga September 2026, penyaluran kredit BCA mencapai Rp1.063 triliun atau tumbuh 12,6 persen secara tahunan. Kredit produktif menjadi penopang utama dengan nilai Rp831 triliun, meningkat 17,2 persen.

Rinciannya, kredit korporasi tumbuh 20,9 persen menjadi Rp528,1 triliun, kredit komersial mencapai Rp154,1 triliun atau naik 7,8 persen, sedangkan kredit usaha kecil dan menengah (UKM) meningkat 15,4 persen menjadi Rp149,2 triliun.

Di sisi keberlanjutan, kredit berkelanjutan BCA tumbuh 16,3 persen menjadi Rp280,3 triliun, setara 26,4 persen dari total portofolio pembiayaan. Sementara itu, rasio loan at risk (LAR) tercatat 4,6 persen dan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) sebesar 1,8 persen.

Kinerja penyaluran kredit didukung kondisi pendanaan yang solid. Dana giro dan tabungan (CASA) meningkat 10,4 persen menjadi Rp1.103 triliun, sedangkan total dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 8 persen menjadi Rp1.301 triliun.

Hendra menambahkan, sejumlah kegiatan seperti BCA Expo 2026 dan BCA UMKM Fest 2026 turut mendukung pembiayaan dengan melibatkan lebih dari 1.600 pelaku usaha. Perseroan juga menggelar BCA Wealth Summit 2026 untuk meningkatkan edukasi keuangan masyarakat.

Dari sisi layanan, BCA menghadirkan program KPR Fixed Terencana guna membantu nasabah merencanakan pembiayaan hunian. Pengembangan layanan digital myBCA juga terus dilakukan, termasuk melalui peluncuran BCA Kartu Kredit Indonesia (KKI) yang memungkinkan transaksi QRIS dengan sumber dana KKI di aplikasi tersebut.

BCA menyatakan akan terus mengembangkan produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan nasabah sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Editor : Rizky

Berita Terbaru