Program TJSL Pertamina Lubricants

Setahun Tanpa Bengkel Kapal, Nelayan Bawean Kini Kembali Mendapat Layanan Perbaikan

JATIMPEDIA, Gresik  – Setelah satu tahun menghadapi keterbatasan akses perbaikan mesin kapal, nelayan di Desa Sungairujing, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, kini kembali memiliki akses terhadap layanan perawatan dan perbaikan mesin kapal.

Melalui program Bengkel Pertamina Sahabat Nelayan, Bengkel 3 Bersaudara memperluas layanannya untuk membantu memenuhi kebutuhan perawatan mesin kapal dan mendukung aktivitas melaut masyarakat setempat.

Sebelumnya, nelayan di Desa Sungairujing harus menghadapi kendala setelah satu-satunya bengkel kapal di desa tersebut berhenti beroperasi. Untuk mengatasi kerusakan mesin, mereka mengandalkan bantuan mantan mekanik yang masih dapat menangani perbaikan ringan. Namun, kerusakan yang lebih kompleks kerap sulit ditangani karena keterbatasan peralatan dan ketersediaan suku cadang.

Kini, Bengkel 3 Bersaudara yang sebelumnya berfokus pada layanan perbaikan sepeda motor turut menyediakan layanan perawatan dan perbaikan mesin kapal. Bengkel ini juga menyediakan pelumas serta perlengkapan pendukung melaut untuk membantu memenuhi kebutuhan nelayan.

Ketua Kelompok Nelayan Mina Selayar Cemerlang, Goentoro, menyambut baik hadirnya kembali layanan perbaikan mesin kapal di desanya. Menurutnya, keberadaan bengkel yang dapat diakses secara lokal menjadi kebutuhan penting bagi nelayan dalam menjaga kondisi mesin kapal agar tetap berfungsi dengan baik.

“Sejak bengkel kapal di desa kami tutup, nelayan mengandalkan bantuan mantan mekanik untuk perbaikan ringan. Kalau kerusakannya lebih berat, kami kesulitan karena peralatan dan suku cadang yang dibutuhkan tidak selalu tersedia. Kami berharap dengan beroperasinya kembali layanan bengkel kapal ini, nelayan punya tempat untuk mendapatkan bantuan perbaikan yang lebih memadai,” ujar Goentoro.

Dukungan terhadap pengembangan layanan tersebut diberikan oleh PT Pertamina Lubricants (PTPL) melalui Production Unit Gresik (PUG) sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Melalui program Bengkel Pertamina Sahabat Nelayan, Pertamina Lubricants mendukung pengembangan kapasitas bengkel lokal agar dapat menjangkau kebutuhan masyarakat pesisir secara lebih luas.

Tidak hanya berfokus pada layanan perbaikan, program ini juga dilengkapi dengan edukasi mengenai pelumas mesin kapal. Materi yang diberikan mencakup fungsi dan manfaat pelumas, pemilihan oli sesuai spesifikasi mesin, serta pentingnya perawatan berkala. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman nelayan dalam merawat mesin kapal dan menggunakan pelumas secara tepat.

Di sisi lain, upaya mendukung aktivitas melaut yang lebih aman diwujudkan melalui Program Nelayan Sigap. Dalam program ini, Pertamina Lubricants berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik untuk menyelenggarakan pelatihan water rescue atau penyelamatan di perairan.

Melalui pelatihan tersebut, peserta memperoleh pengetahuan dasar mengenai teknik penyelamatan di perairan dan penanganan kondisi darurat. Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan nelayan dalam menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan saat melaut.

Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi, mengatakan bahwa pengembangan Bengkel Pertamina Sahabat Nelayan merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap kebutuhan nyata masyarakat pesisir.

“Ketika layanan perbaikan mesin kapal tidak lagi tersedia di desa, nelayan menghadapi kendala untuk menangani kerusakan yang membutuhkan peralatan dan suku cadang khusus. Melalui program TJSL ini, kami ingin mendukung kembalinya layanan tersebut melalui bengkel lokal yang sudah ada, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Rika.

Melalui program Bengkel Pertamina Sahabat Nelayan dan Program Nelayan Sigap, Pertamina Lubricants berupaya menghadirkan dukungan yang mencakup aspek teknis perawatan mesin kapal sekaligus kesiapsiagaan keselamatan nelayan. Kolaborasi dengan pengelola bengkel, kelompok nelayan, dan BPBD Kabupaten Gresik ini diharapkan dapat memperkuat akses layanan perbaikan di tingkat desa serta mendukung keberlangsungan aktivitas nelayan di Pulau Bawean.

Editor : Arif

Berita Terbaru