JATIMPEDIA, Gresik - Ciputra Group melalui proyek CitraLand Driyorejo CBD meluncurkan tipe terbaru Evander. Mengusung konsep "Beli Rumah Bonus Toko", produk ini menawarkan hunian dua lantai yang sekaligus dilengkapi ruang usaha dengan harga mulai Rp1,3 miliar.
Peluncuran Evander menandai upaya pengembang memperluas pilihan produk di tengah kuatnya permintaan terhadap hunian di kawasan Driyorejo. Tipe ini ditawarkan terbatas sebanyak 20 unit, dengan luas tanah 63 meter persegi dan bangunan 74 meter persegi dengan dimensi 4,5 x 14 meter. Setiap unit terdiri atas dua kamar tidur dan satu toko.
Peluncuran Evander digelar bersamaan dengan Kids Dash 3.0. Ajang lari anak tersebut diikuti sekitar 250 peserta berusia 4-12 tahun, dengan kategori Race dan Fun Run serta Costume Competition.
General Manager CitraLand Driyorejo CBD, Florentia Tisila mengatakan, konsep Evander dirancang mengikuti perubahan kebutuhan konsumen, terutama generasi muda yang tidak lagi memandang rumah semata sebagai tempat tinggal.
"Generasi sekarang dan mendatang memiliki jiwa entrepreneur. Karena itu, rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga bisa menjadi tempat untuk merintis usaha dan membangun masa depan," ujar Florentia pada peluncuran Evander.
Menurut dia, keunikan Evander terletak pada dua karakter dalam satu properti. Dari sisi dalam klaster, rumah dirancang sebagai hunian yang nyaman dan eksklusif. Sementara dari sisi jalan raya, properti memiliki fasad toko yang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan usaha.
"Jadi satu rumah mempunyai dua vibes. Satu sebagai hunian yang nyaman, satu lagi sebagai toko yang menguntungkan. Ada dua keuntungan dalam satu properti," katanya.
Evander berada di kawasan komersial dengan akses langsung ke Jalan Raya Pancawarna yang menghubungkan Jalan Raya Petiken dengan area Perumnas Driyorejo KBD. Posisi tersebut dinilai memberikan keuntungan dari sisi visibilitas sekaligus akses konsumen.
Pemilik juga tidak hanya mengandalkan carport di unit hunian, karena ada space tempat parkir di depan toko atau ruang usaha. Dengan konsep tersebut, Evander ditujukan untuk berbagai jenis usaha skala keluarga, termasuk kuliner, jasa, hingga usaha ritel.
Evander bukanlah produk rumah-toko pertama yang dikembangkan CitraLand Driyorejo CBD.
Sebelumnya, pengembang telah menawarkan konsep serupa dalam jumlah sangat terbatas, khususnya unit dengan pemandangan danau. Produk tersebut hanya terdiri atas enam unit dengan harga sekitar Rp4,3 miliar dan saat ini sekitar 50% telah terjual.
Respons pasar terhadap konsep rumah sekaligus toko tersebut, menurut Florentia, cukup positif. Karena itu, pengembang kini menghadirkan versi yang lebih terjangkau untuk memperluas pasar.
"Konsep rumah toko ini mungkin menjadi salah satu yang berbeda di area sekitar sini. Respons customer sangat positif. Sekarang kami hadirkan dengan harga yang lebih terjangkau," katanya.
Marketing Manager CitraLand Driyorejo CBD, Moh. Arif mengatakan, peluncuran Evander sekaligus menjadi strategi pengembang menangkap ceruk pasar yang dinilai masih potensial.
Menurut dia, sejak awal 2026 hingga saat ini, penjualan CitraLand Driyorejo CBD justru paling banyak berasal dari produk dengan harga di kisaran Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar, yang menyumbang sekitar 75% penjualan.
Sementara itu, produk hunian di rentang Rp 1 miliar-Rp 2 miliar telah habis, sehingga pengembang kembali menghadirkan produk di segmen tersebut dengan pendekatan yang berbeda.
"Makanya kami menghadirkan tipe baru supaya kita punya banyak pilihan di range itu. Sekarang kita coba masuk di range Rp 1 miliar sampai Rp 1,5 miliar dan menangkap peluang pasar di situ," ujar Arif.
Strategi tersebut juga menyasar konsumen yang ingin naik kelas dari hunian sebelumnya dengan memperoleh lingkungan yang lebih baik, namun tetap mempertimbangkan kemampuan finansial.
Untuk pembelian Evander, pengembang menawarkan promo Free PPN, cashback tanda jadi, dan free AC. Dengan skema pembiayaan KPR, cicilan disebut dapat berada di kisaran Rp 7 jutaan per bulan, bahkan sekitar Rp 5 juta - Rp 6 juta untuk tenor 20 tahun, tergantung skema pembiayaan dan profil konsumen.
Dari sisi bisnis, potensi kawasan komersial CitraLand Driyorejo CBD juga menjadi penopang konsep Evander. Sekitar 90% ruko yang telah terjual sudah serah terima, sementara sekitar 70% di antaranya telah mulai menjalankan usaha.
Secara keseluruhan, kawasan CitraLand Driyorejo CBD memiliki komposisi sekitar 60% area hunian dan 40% area komersial.
Untuk ruko, tingkat sewa di kawasan tersebut berada di kisaran Rp 50 juta - Rp 60 juta per tahun, yang dinilai masih cukup terjangkau bagi pelaku usaha pemula, termasuk bisnis kafe dan kuliner.
Profil pembeli ruko juga cukup beragam. Sekitar separuh berasal dari investor, terutama dari wilayah Surabaya Barat, sementara sebagian lainnya berasal dari kawasan Driyorejo KBD dan sekitarnya.
Captive Market 16.000 Penduduk
Daya tarik Evander turut ditopang captive market di sekitar kawasan. Salah satunya adalah kedekatan dengan Perumnas Driyorejo KBD yang memiliki sekitar 16.000 penduduk.
Selain akses pasar, penghuni juga mendapat akses terhadap berbagai fasilitas kawasan, seperti Ferris Wheel Sky View, Serenity Lake, clubhouse, lapangan basket, dan CBD Commercial Area.
Dari sisi konektivitas, kawasan CitraLand Driyorejo CBD juga berada sekitar 700 meter dari akses Tol Surabaya-Mojokerto, sehingga memberikan kemudahan mobilitas menuju Surabaya maupun kawasan industri dan permukiman di sekitarnya
Editor : Eka Sapto
URL : https://jatimpedia.id/news-18143-citraland-driyorejo-cbd-luncurkan-rumah-dua-lantai