Efisiensi Biaya Listrik PJU, Dishub Tulungagung Hemat Rp1,8 Miliar

JATIMPEDIA, Tulungagung -  Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung bisa menghemat biaya listrik penerangan jalan umum (PJU) sebesar Rp1,8 miliar selama semester pertama 2026 melalui program meterisasi dan penggantian lampu hemat energi.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Tulungagung Panji Putranto, Minggu, mengatakan, penghematan tersebut berasal dari penurunan tagihan listrik PJU yang sebelumnya rata-rata mencapai Rp2,3 miliar per bulan.

"Sebelumnya tagihan listrik PJU rata-rata Rp2,3 miliar setiap bulan," katanya.

Menurut Panji, tingginya biaya listrik sebelumnya dipengaruhi masih banyaknya PJU tanpa meter sehingga konsumsi listrik tidak tercatat secara akurat.

Selain itu, sebagian lampu jalan masih menggunakan jenis SON-T berdaya 300 watt yang lebih boros energi.

Untuk menekan biaya operasional, Dishub mulai mengganti lampu SON-T dengan lampu LED berdaya 60 watt sejak 2025.

Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan meterisasi terhadap PJU nonmeter bekerja sama dengan PLN sejak November 2025.

"Hasilnya, tagihan listrik turun sekitar Rp300 juta setiap bulan," ujarnya.

Ia menjelaskan, penurunan tagihan tersebut membuat penghematan kumulatif selama enam bulan pertama 2026 mencapai sekitar Rp1,8 miliar.

Anggaran yang berhasil dihemat itu selanjutnya akan dialokasikan untuk pemeliharaan jaringan PJU serta pembangunan titik penerangan jalan baru di sejumlah wilayah yang masih membutuhkan.

"Penghematan ini akan kami manfaatkan untuk pemeliharaan dan penambahan PJU agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik," kata Panji.

Berita Terbaru