Panen Raya Tebu Oleh Presiden Prabowo

PT SGN Optimistis Swasembada Gula Tercapai Lebih Cepat

JATIMPEDIA, Malang - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin Panen Raya Tebu Serentak yang digelar di 43 titik di seluruh Indonesia dengan pusat kegiatan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pemerintah untuk mempercepat terwujudnya swasembada gula konsumsi melalui peningkatan produktivitas tebu serta kesejahteraan petani.

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) turut ambil bagian dalam Panen Raya Tebu Nasional tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperkuat industri gula nasional. Sebagai BUMN yang bergerak di sektor pergulaan, SGN terus mendorong berbagai program peningkatan produktivitas, percepatan peremajaan tanaman tebu, serta penguatan kemitraan dan pembiayaan bagi petani sebagai fondasi menuju kemandirian pangan nasional.

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, menyampaikan bahwa dukungan pemerintah melalui berbagai kebijakan strategis telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas tebu nasional.

"Target swasembada gula konsumsi sebelumnya diproyeksikan tercapai pada tahun 2028. Namun, dengan dukungan pemerintah melalui berbagai program strategis, kami optimistis target tersebut dapat dipercepat. Program Bongkar Ratoon yang telah berjalan sejak 2025 dengan cakupan sekitar 200 ribu hektare mampu meningkatkan produktivitas tebu secara signifikan," ujar Mahmudi.

Mahmudi menambahkan, pemerintah juga terus memperkuat ekosistem industri gula melalui pelepasan varietas unggul tebu serta implementasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Khusus Klaster Tebu dengan bunga flat 6 persen. Melalui skema tersebut, petani dapat memperoleh akses pembiayaan hingga Rp500 juta guna mendukung pengembangan usaha tani dan meningkatkan produktivitas.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat program peremajaan tanaman tebu di seluruh Indonesia.

"Kita akan meremajakan semua tebu yang kita miliki. Program kita 100 ribu hektare per tahun, dan dengan demikian swasembada gula konsumsi akan dicapai dalam dua tahun," tegas Presiden Prabowo.

Kehadiran Presiden di tengah para petani mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendengar secara langsung aspirasi pelaku utama sektor pertanian sekaligus memastikan kebijakan yang diambil semakin berpihak pada peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Sejalan dengan komitmen tersebut, PT SGN akan terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan produktivitas tebu, mempercepat peremajaan tanaman, serta mendukung percepatan terwujudnya swasembada gula konsumsi sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan Indonesia.

Berita Terbaru