JATIMPEDIA, Lamongan - PT Jakamitra Indonesia, bagian dari grup Japfa, meluncurkan i-Sentra @Lamongan sebagai kawasan industri pintar dan berkelanjutan (Smart-Eco Industrial Park) di Lamongan, Jawa Timur. Kehadiran kawasan ini ditujukan untuk menarik investasi dalam negeri maupun asing sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.
Direktur Jakamitra Indonesia, Benjamin Abednego Soenadi, mengatakan i-Sentra @Lamongan dikembangkan sebagai pusat industri modern yang menggabungkan infrastruktur berstandar internasional dengan berbagai kemudahan investasi. Menurutnya, kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai area manufaktur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing industri Indonesia di pasar global.
Untuk mempercepat realisasi investasi, kawasan ini mengintegrasikan layanan perizinan terpadu melalui skema One-Stop Licensing serta memanfaatkan kebijakan Kemudahan Layanan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK). Dengan sistem tersebut, investor dapat segera memulai pembangunan setelah memperoleh izin prinsip.
Mengusung tema “Designed for Accelerating Investment”, i-Sentra @Lamongan menawarkan sejumlah fasilitas dan insentif yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Lokasinya yang dekat dengan pelabuhan laut dalam internasional serta rencana pengembangan akses jalan tol dinilai memberikan keuntungan logistik bagi pelaku industri yang menargetkan pasar domestik maupun ekspor.
Selain mengedepankan infrastruktur fisik, kawasan industri ini menerapkan konsep ekonomi sirkular dengan pemanfaatan energi terbarukan guna mendukung operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan. Ketersediaan sumber daya manusia juga menjadi salah satu keunggulan, dengan dukungan lebih dari 650 ribu tenaga kerja terampil dan semi-terampil dari Lamongan dan Surabaya.
Dalam sektor pangan, i-Sentra @Lamongan turut mengembangkan klaster khusus yang terintegrasi dengan konsep Japfa Hub. Fasilitas tersebut difokuskan untuk mendorong hilirisasi berbagai komoditas strategis sehingga dapat memperkuat rantai pasok nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi di Jawa Timur.
Editor : Taufiq