JATIMPEDIA, Gresik - Upaya menciptakan lingkungan kerja yang ramah anak di PT Petrokimia Gresik tidak lepas dari peran aktif Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik. Melalui pengelolaan fasilitas Daycare (Taman Penitipan Anak) sejak tahun 1993, organisasi istri karyawan tersebut turut mendukung para pekerja, khususnya perempuan, agar dapat menjalankan peran profesional dan keluarga secara seimbang.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, saat melakukan kunjungan kerja ke Gresik beberapa waktu lalu. Menurutnya, fasilitas daycare yang dikelola PIKA Petrokimia Gresik menjadi contoh nyata kontribusi dunia usaha dalam menghadirkan layanan pengasuhan anak yang inklusif dan berdampak luas.
Berbeda dengan banyak fasilitas serupa yang hanya diperuntukkan bagi keluarga pekerja perusahaan, daycare PIKA Petrokimia Gresik juga membuka layanan bagi masyarakat umum. Saat ini, dari total 56 anak yang diasuh, sebanyak 34 anak berasal dari luar lingkungan perusahaan, sementara 22 anak merupakan putra-putri karyawan Petrokimia Gresik.
“Saya sangat mengapresiasi Petrokimia Gresik. Biasanya perusahaan untuk memberikan daycare pada anak-anak karyawannya saja sudah berat, tetapi ini bisa berdampak untuk masyarakat,” ujar Arifah Fauzi.
Ketua dan pengurus PIKA Petrokimia Gresik selama ini berperan dalam memastikan layanan pengasuhan berjalan optimal, mulai dari penyediaan lingkungan yang aman dan nyaman hingga mendukung tumbuh kembang anak melalui berbagai kegiatan edukatif. Kehadiran daycare tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial yang tidak hanya membantu keluarga karyawan, tetapi juga masyarakat sekitar perusahaan.
Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan bahwa keberadaan daycare yang dikelola PIKA menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kerja yang ramah perempuan dan ramah anak.
“Kami berupaya menghadirkan layanan pengasuhan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak, sehingga para orang tua, khususnya ibu pekerja, dapat menjalankan perannya dengan lebih tenang dan produktif,” ujarnya.
Menurut Daconi, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari kontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan keluarga. Dalam hal ini, PIKA Petrokimia Gresik menjadi mitra strategis perusahaan dalam menghadirkan solusi pengasuhan anak yang berkelanjutan.
Melalui pengelolaan daycare yang telah berjalan lebih dari tiga dekade, PIKA Petrokimia Gresik menunjukkan bahwa peran organisasi istri karyawan dapat memberikan dampak nyata bagi perusahaan dan masyarakat. Inisiatif tersebut sekaligus memperkuat komitmen Petrokimia Gresik dalam mewujudkan lingkungan kerja yang inklusif, ramah anak, dan mendukung pemberdayaan perempuan di Kabupaten Gresik.
Editor : Arif