Wabup Magetan Ajak Remaja Asyik Main Egrang

JATIMPEDIA, Magetan - Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro mengajak anak-anak untuk aktif bergerak sekaligus melestarikan budaya melalui lomba egrang yang digelar dalam rangkaian Festival Bambu 2026 di Stadion Yosonegoro, Magetan, Minggu.

Saat membuka kegiatan tersebut, Suyatni mengapresiasi Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Magetan yang menginisiasi perlombaan egrang bagi pelajar tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Magetan.

Menurutnya, egrang tidak sekadar permainan tradisional, tetapi juga sarana pembentukan karakter yang mengajarkan nilai-nilai penting dalam kehidupan.

“Egrang ini untuk membentuk, melatih, dan menemukan lagi karakter penting seperti kegigihan, pantang menyerah, ketahanan fisik yang sehat, dan perjuangan,” kata Suyatni.

Ia menjelaskan, permainan egrang menuntut keseimbangan, kesabaran, ketelatenan, dan keuletan. Karena itu, permainan tradisional tersebut dinilai mampu menjadi media edukasi karakter bagi generasi muda.

Selain aspek pendidikan, Suyatni juga menilai lomba egrang memiliki keterkaitan dengan pengembangan potensi ekonomi daerah. Pasalnya, egrang dibuat dari bambu yang merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Magetan.

Menurut dia, pelaksanaan lomba tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan bambu yang memiliki nilai ekonomi dan budaya.

Ketua KORMI Magetan Yok Sujarwadi mengatakan lomba egrang digelar sebagai upaya menghidupkan kembali permainan tradisional di tengah perkembangan teknologi digital.

“Kami ingin mengangkat kembali egrang di kalangan generasi muda. Selain egrang, KORMI juga menaungi olahraga tradisional lain seperti layang-layang, gobak sodor, tarik tambang, hingga komunitas sepeda tua (KOSTI), dan tarung bebas,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi alternatif aktivitas fisik bagi anak-anak agar tidak terlalu bergantung pada penggunaan gawai.

Yok mengaku senang melihat tingginya antusiasme peserta yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Magetan. Menurutnya, semangat para peserta menunjukkan bahwa permainan tradisional masih diminati oleh generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap olahraga tradisional dapat bangkit kembali dan terus dikenal oleh anak-anak,” katanya.

Lomba egrang yang berlangsung meriah itu turut dihadiri Bunda PAUD Magetan, Ketua KORMI Magetan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan.

Berita Terbaru