JATIMPEDIA, Surabaya - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV) melonjak signifikan pada kuartal I-2026, dengan realisasi mencapai 33.150 unit. Data ini menunjukkan akselerasi adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia
Pencapaian tersebut merepresentasikan lompatan luar biasa sebesar 95,9% secara tahunan (year-on-year/yoy), dari pencapaian kuartal I-2025 yang sebesar 16.926 unit.
Dari sisi pangsa pasar, kontribusi BEV mengalami penguatan yang signifikan. Berdasarkan data Gaikindo, pangsanya hampir dua kali lipat dari sekitar 8,2�ri total penjualan 205.539 unit pada kuartal I-2025, menjadi sekitar 15,9�ri total 209.021 unit pada periode yang sama di 2026.
Sementara itu, kendaraan hybrid (HEV) juga mencatat pertumbuhan penjualan yang solid. Penjualan HEV naik 21,3% menjadi 16.940 unit dari sebelumnya 13.964 unit. Kontribusi HEV terhadap total penjualan otomotif di Indonesia menguat dari sekitar 6,8% pada kuartal I-2025 menjadi 8,1% pada 2026. Secara gabungan, pangsa kendaraan elektrifikasi (BEV+HEV) telah mencapai 24�ri total pasar domestik
Di sisi lain, penjualan mobil secara wholesales atau penjualan dari pabrik ke dealer sepanjang Maret 2026 tercatat mengalami penurunan sebesar 13,8% (yoy), menjadi 61.271 unit. Angka ini berbeda dengan tren dua bulan pertama di tahun yang sama yang masih mencatat kenaikan Secara penjualan ritel (dari dealer ke konsumen), total penjualan juga turun 13,2% menjadi 66.627 unit dari 76.765 unit pada Maret 2025.
Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto mengatakan, salah satu sebab menurunnya penjualan tersebut adalah lamanya periode libur Lebaran yang jatuh pada bulan Maret kemarin. "Pada bulan Maret terjadi penurunan karena panjangnya libur Lebaran," ujar Jongkie.
Fenomena ini konsisten dengan pola tradisional di industri otomotif Indonesia yang kerap mengalami kontraksi selama bulan Ramadan dan Lebaran
Editor : Taufiq
URL : https://jatimpedia.id/news-15880-kuartal-i-2026-ada-33150-unit-mobil-listrik-terjual-