Penjualan Motor Anjlok 22,37 Persen Selama Maret 2026

JATIMPEDIA, Jakarta - Penjualan sepeda motor domestik mengalami koreksi tajam pada Maret 2026, menghentikan tren positif dua bulan sebelumnya. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebut penjualan kendaraan roda dua pada Maret 2026 tercatat mencapai 448.974 unit, angka ini anjlok 22,37% dibanding penjualan Februari 2026 yang sebanyak 578.354 unit. Penurunan bulanan ini merupakan yang terbesar dalam beberapa kuartal terakhir.

Secara akumulasi, penjualan kendaraan roda dua di sepanjang kuartal I-2026 mencapai 1.614.091 unit. Angka tersebut mencapai 25�ri target penjualan motor di tahun 2026 sebesar 6,4-6,7 juta unit kendaraan, yang tak berubah apabila dibandingkan dengan target tahun lalu.

Meski demikian, angka tersebut ternyata lebih rendah dibandingkan dengan penjualan motor di kuartal I-2025 yang sebesar 1.683.262 unit, atau turun sebesar 4,11% secara year-on-year. Performa kuartal pertama 2026 ini berada di bawah pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya.

Dilansir dari laman web AISI, Selasa (14/4/2026), penjualan motor untuk ekspor dalam bentuk Completely Built-Up (CBU) juga ikut menyusut. Ekspor CBU sepanjang Maret 2026 mencatatkan realisasi sebanyak 48.970 unit. Angka ini turun 8.718 unit jika dibandingkan pencapaian Februari yang sebesar 57.688 unit, atau turun sekitar 15% secara bulanan.

Sementara itu, ekspor motor dalam bentuk Completely Knocked Down (CKD) pun terkontraksi pada Maret 2026, yang hanya mencapai 488.279 komponen, dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 636.576 komponen. Penurunan ekspor CKD ini mencapai lebih dari 23% month-to-month (mtm).

Di lini ekspor suku cadang atau sparepart, AISI mencatat Maret 2026 hanya mampu mengapalkan 9.113.331 unit, turun signifikan dari realisasi Februari yang mencapai 14.318.779 unit. Penurunan pada ekspor sparepart ini bahkan lebih curam, yakni sekitar 36% dibanding bulan sebelumnya.

Berita Terbaru