Gressmall Kembali Helat “Gress of Champions”, Dorong Peningkatan Numerasi Pelajar Jawa Timur

JATIMPEDIA, Gresik  - Atrium Gressmall kembali dipenuhi semangat dan antusiasme generasi muda dalam gelaran Gress of Champions Vol. 2 yang berlangsung meriah pada Kamis–Jumat, 9–10 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangka memperingati hari jadi Pemerintah Kabupaten Gresik sekaligus wujud nyata kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam memajukan pendidikan di daerah.

Ratusan pelajar dari berbagai wilayah di Jawa Timur ambil bagian dalam kompetisi ini. Peserta yang terdiri dari siswa tingkat SD, SMP, MI, hingga MTs berkompetisi secara sportif dalam ajang cerdas cermat untuk memperebutkan Piala Bupati Gresik 2026.

Tak sekadar perlombaan, Gress of Champions Vol. 2 dirancang sebagai ruang belajar yang edukatif dan inspiratif. Dengan konsep kompetisi yang dikemas lebih segar, kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan budaya literasi dan numerasi di kalangan pelajar, khususnya di Gresik dan Jawa Timur.

Ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah edisi perdana yang digelar pada November tahun lalu. Dalam pelaksanaannya, panitia kembali memanfaatkan platform digital interaktif Kahoot! sebagai media utama lomba. Penggunaan teknologi ini memberikan pengalaman belajar yang lebih dinamis, transparan, dan interaktif bagi peserta.

Dengan sistem berbasis digital, peserta tidak hanya dituntut menjawab dengan tepat, tetapi juga cepat. Hal ini melatih ketangkasan berpikir, ketelitian, serta kemampuan numerasi dalam suasana kompetitif yang modern.

Setiap rangkaian kegiatan juga dirancang untuk mengasah pola pikir kritis, memperkuat kemampuan analisis, serta meningkatkan kepercayaan diri peserta. Selain kemampuan akademik, pelajar juga didorong untuk bekerja sama dalam tim, berkomunikasi efektif, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr. S. Hariyanto, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kegiatan seperti Gress of Champions ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, meningkatkan wawasan, serta menumbuhkan budaya literasi dan penguatan kemampuan numerasi di kalangan generasi muda. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, kompeten, serta siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Ajang cerdas cermat tingkat Jawa Timur ini juga dinilai sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memperkuat daya saing pelajar sejak dini. Di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, kemampuan berpikir logis, cepat, dan adaptif menjadi kompetensi penting yang perlu dimiliki generasi muda. 

Berita Terbaru