JATIMPEDIA, Bojonegoro - Ancaman musim kemarau panjang mulai terlihat di depan mata. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat. Bupati Setyo Wahono resmi mengeluarkan surat edaran sebagai langkah antisipasi dini untuk melindungi sektor pertanian.
Surat edaran bernomor 520/531/412.221/2026 yang diteken pada 16 Maret 2026 itu menjadi panduan penting bagi para petani. Intinya jelas: bersiap, beradaptasi, dan tetap bertahan di tengah ancaman kekeringan.
Berdasarkan prakiraan BMKG Tuban, awal musim kemarau di Bojonegoro tahun ini tidak datang bersamaan. Wilayah Balen, Baureno, Kanor, dan Kepohbaru diperkirakan mulai memasuki kemarau pada pertengahan April. Kemudian disusul sebagian besar kecamatan lain di akhir April.
Sementara daerah Bubulan, Gondang hingga Temayang baru akan merasakan kemarau di awal Mei. Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa petani harus sigap membaca situasi.
Bupati Wahono pun menekankan lima langkah penting. Pertama, pengelolaan air harus dilakukan secara maksimal. Dalam kondisi terbatas, setiap tetes air sangat berharga. Sistem irigasi hemat air secara bergiliran menjadi solusi yang harus diterapkan.
Kedua, petani diminta menyesuaikan pola tanam. Untuk wilayah yang kekurangan air, disarankan beralih ke tanaman palawija. Sedangkan daerah yang masih memiliki irigasi dianjurkan memilih varietas padi tahan kering dengan masa panen lebih cepat.
Ketiga, perlindungan tanaman juga menjadi perhatian. Musim kemarau rawan memicu serangan hama. Penggunaan pupuk organik, agen hayati, hingga biosaka didorong sebagai langkah ramah lingkungan.
Keempat, penguatan kelembagaan petani. Gotong royong antar kelompok tani dinilai menjadi kunci, mulai dari membersihkan saluran irigasi hingga menyusun strategi bersama.
Kelima, peran pemerintah desa hingga kecamatan harus lebih aktif. Koordinasi distribusi air, pemenuhan sarana pertanian, hingga pelaporan kondisi lapangan harus berjalan optimal.
“Distribusi air harus adil dan kebutuhan petani harus terpenuhi. Ini butuh peran bersama dari semua pihak,” tegas Wahono.
Editor : Rofiq
URL : https://jatimpedia.id/news-15763-kemarau-bakal-panjang-bupati-bojonegoro-minta-petani-siaga