JATIMPEDIA, Sumenep - Murid Konsentrasi Keahlian Produksi Film SMKN 1 Sumenep bersiap menampilkan hasil karya mereka melalui pemutaran khusus di New Star Cineplex Ultima Sumenep pada 31 Maret 2026.
Agenda yang dikonsep sebagai screening film tersebut terbuka bagi masyarakat umum. Panitia menyiapkan tiket seharga Rp35.000 dengan kuota terbatas.
Warga yang berminat diminta segera melakukan reservasi agar tidak kehabisan. Pemutaran dijadwalkan mulai pukul 19.30 WIB.
Ketua Konsentrasi Keahlian Produksi Film, Ibnu Zauji Muhlish mengungkapkan, bahwa ada dua kategori film yang akan ditayangkan, yakni fiksi dan horor yang mengangkat nuansa budaya lokal Sumenep.
“Ada dua genre film, yaitu fiksi dan horor yang erat kaitannya dengan kebudayaan Sumenep. Semua film tersebut merupakan karya murid Produksi Film,” ujar Muhlish, Minggu (29/3).
Ia menjelaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun 2026.
Menurutnya, pemutaran tersebut bukan sekadar evaluasi akademik, tetapi juga wujud penghargaan atas karya siswa sekaligus insan perfilman di Kabupaten Sumenep.
“Penayangan film UKK 2026 ini sebagai bentuk apresiasi terhadap karya murid dan sineas Kabupaten Sumenep, sekaligus ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka kepada publik yang bertepatan dengan hari film nasional,” jelasnya.
Muhlish berharap, momentum ini mampu menumbuhkan rasa percaya diri para siswa serta membuka mata publik terhadap potensi kreatif generasi muda Sumenep.
Dengan diproyeksikannya film di layar bioskop, para siswa memperoleh pengalaman autentik menyaksikan karyanya ditonton di layar lebar sebagaimana film profesional pada umumnya.
Di sisi lain, Kepala SMKN 1 Sumenep, Sucipto, mengajak seluruh elemen sekolah untuk ambil bagian dalam kegiatan nonton bareng (nobar) karya terbaik siswa tersebut.
Ajakan itu sebagai bentuk dukungan nyata terhadap dedikasi dan kreativitas peserta didik, khususnya di bidang perfilman.
Sucipto menekankan, film yang diproduksi siswa bukan hanya sekadar pemenuhan tugas pembelajaran, melainkan representasi kemampuan serta potensi generasi muda yang layak mendapatkan apresiasi.
“Kami mengajak seluruh guru, murid, dan tenaga kependidikan untuk hadir dan memberikan dukungan langsung kepada karya anak-anak kita. Ini adalah momentum penting untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap hasil karya sendiri,” kata Sucipto.
Ia berharap kegiatan nobar tidak berhenti sebagai tontonan semata, melainkan menjadi media edukasi sekaligus sumber inspirasi bagi seluruh warga sekolah.
“Melalui kegiatan tersebut, maka murid kami dapat melihat langsung hasil karya teman-temannya, sekaligus memotivasi diri untuk terus berkarya dan berinovasi,” paparnya.
Lebih jauh, Sucipto optimistis kegiatan ini dapat memperkuat kebersamaan di lingkungan sekolah sekaligus melahirkan sineas muda berbakat dari SMKN 1 Sumenep yang siap berkompetisi di tingkat lebih luas.
“Kita dorong, agar para sineas muda sumenep lahir dari SMKN 1 Sumenep, melalui karya-karya yang menginspirasi,” tukasnya.
Editor : Rofiq