JATIMPEDIA, Surabaya - Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil dan sejumlah sektor usaha yang masih mengalami tekanan, penyaluran kredit PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Wilayah III Surabaya tetap menunjukkan kinerja positif pada awal tahun 2026. Per akhir Februari 2026, kredit BCA Wilayah III tercatat tumbuh 6,5% secara tahunan (year on year/YoY).
Kepala Kantor Wilayah III BCA Surabaya, Widjaja Stephen mengungkapkan bahwa total kredit di wilayahnya naik sebesar Rp3,4 triliun menjadi Rp56,3 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Kami bersyukur meski ekonomi belum stabil dan sejumlah sektor mengalami penurunan, namun penyaluran kredit di BCA Wilayah III masih tumbuh positif di awal tahun ini," ujarnya di Surabaya, Selasa (3/3/2026).
Menurut Widjaja, pertumbuhan ini melanjutkan tren sepanjang 2025 lalu, di mana kredit di Kanwil III mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,7%. Capaian tersebut dinilai mencerminkan fundamental ekonomi daerah yang tetap resilien.
Ia menambahkan, kondisi tersebut juga menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat mulai menunjukkan perbaikan. "Dengan kenyataan itu kami melihat bahwa daya beli masyarakat mulai membaik. Ada keyakinan masyarakat untuk mengangsur kredit," katanya.
Optimisme tersebut turut tercermin dalam gelaran BCA Expo yang berlangsung pada 6-8 Februari 2026 di Ciputra World Surabaya. Dalam tiga hari pelaksanaan, antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah pengajuan kredit.
Selama event tersebut, tercatat sebanyak 343 aplikasi pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Selain itu, penjualan kendaraan juga cukup signifikan, dengan 2.000 unit mobil dan 2.600 unit sepeda motor yang dibukukan selama pameran berlangsung.
Widjaja menyebut, tingginya minat masyarakat tidak lepas dari berbagai promo menarik dalam rangka Spesial BCA Expoversary yang berlangsung pada 5 Februari hingga 31 Maret 2026. Program ini memberikan berbagai penawaran bunga spesial untuk produk kredit unggulan BCA.
Untuk produk KPR BCA, perseroan menawarkan bunga spesial 3,9% fixed selama tiga tahun. Sementara untuk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) BCA, tersedia bunga spesial mulai 2,15% untuk tenor dua dan tiga tahun.
Ia menjelaskan, pengajuan KPR dalam BCA Expo kali ini didominasi rumah dengan harga Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar. Hal ini menunjukkan segmen menengah atas masih memiliki minat yang kuat terhadap kepemilikan hunian.
Selain faktor promo, Widjaja juga menyoroti peran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang turut mendorong aktivitas ekonomi di wilayahnya. Program tersebut tidak hanya meningkatkan perputaran uang melalui belanja bahan baku, tetapi juga berdampak pada pembelian kendaraan operasional oleh pelaku usaha.
"Program MBG ikut mendongkrak, bukan hanya mendorong perputaran uang karena pembelanjaan untuk bahan baku, tapi juga efek lanjutan seperti pembelian kendaraan operasional," jelasnya.
Dari sisi komposisi, kredit di BCA Kanwil III saat ini masih didominasi segmen korporasi dengan porsi sekitar 60 persen. Sisanya disalurkan ke segmen komersial, usaha kecil dan menengah (SME), serta konsumer.
Terkait kondisi global, khususnya memanasnya geopolitik di Timur Tengah, Widjaja mengakui pihaknya terus memantau perkembangan yang ada. Namun hingga saat ini, dampaknya belum terasa signifikan.
"Kami tentu mencermati dinamika global, termasuk situasi geopolitik di Timur Tengah. Namun sampai saat ini belum terasa dampaknya terhadap penyaluran kredit kami. Semoga tidak berdampak serius," ujarnya.
Dengan capaian tersebut, manajemen BCA Wilayah III optimistis tren pertumbuhan kredit dapat terus berlanjut sepanjang 2026. "Kami bersyukur kredit masih tumbuh positif. Ke depan, kami akan terus menjaga kualitas kredit sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah ini," tutup Widjaja.
Editor : Rizky
URL : https://jatimpedia.id/news-15149-penyaluran-kredit-bca-wilayah-iii-surabaya-65-persen