JATIMPEDIA, Lamongan - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Lamongan menjadikan Edufarm di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pembibitan dan Pengolahan Pakan Ternak Mantup sebagai pusat edukasi peternakan terpadu.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan program edufarm dirancang sebagai ruang belajar terbuka yang memberikan pengalaman langsung tentang dunia peternakan, kesehatan hewan, serta pengolahan pakan.
“Edufarm menjadi media pembelajaran yang menyenangkan dan aplikatif. Anak-anak bisa belajar langsung, bukan hanya teori di dalam kelas,” ujarnya saat meninjau kunjungan siswa Taman Kanak-kanak (TK) Aisyiyah di lokasi edufarm Mantup, Lamongan, Jawa Timur, Rabu.
Ia menjelaskan, Kabupaten Lamongan memiliki potensi besar di sektor peternakan sehingga perlu diperkenalkan sejak dini kepada generasi muda agar tumbuh minat terhadap bidang tersebut.
Melalui program itu, siswa dapat mengenal berbagai jenis ternak, cara pemeliharaan, hingga proses pengolahan pakan dan pupuk organik secara langsung.
“Dengan kegiatan edufarm, anak-anak dapat melihat langsung hewan ternak, praktik memberi pakan, serta mengenal proses pembuatan silase atau metode pengawetan pakan ternak dan pembuatan pupuk organik,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 24 siswa diperkenalkan beragam ternak seperti sapi, kambing, ayam, bebek, dan kelinci. Mereka juga diajak mengunjungi gudang pakan untuk melihat proses pencacahan rumput dan pengolahan hijauan menjadi silase atau metode pengawetan pakan ternak.
Selain itu, peserta dilibatkan dalam praktik mengayak serta mengemas pupuk organik berbahan kotoran ternak, kemudian menanam bibit sayuran cabai, tomat, dan terong di polibag untuk dibawa pulang.
Kepala DPKH Kabupaten Lamongan Shofiah Nurhayati menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan guna menyosialisasikan edufarm kepada sekolah-sekolah.
“Tujuan utama program ini adalah menyediakan sarana edukasi peternakan bagi satuan pendidikan, sehingga siswa memperoleh pembelajaran langsung yang lebih efektif,” katanya.
Ia berharap edufarm mampu menumbuhkan minat generasi muda pada sektor peternakan sekaligus mendukung penguatan ekonomi daerah berbasis agribisnis.
Editor : Rofiq