JATIMPEDIA, Madiun - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun menghadirkan layanan kependudukan langsung di tingkat RW melalui kegiatan Super Biometrik. Seperti yang digelar di RW 02 Kelurahan Sukosari, Kecamatan Kartoharjo, Rabu 21 Januari 2026.
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Madiun, Pujo Suprantio, menjelaskan Super Biometrik merupakan singkatan dari Satuan Tugas Perekaman Biometrik dan instal Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kegiatan ini bertujuan mempermudah masyarakat mengakses layanan kependudukan, sekaligus meningkatkan jumlah penduduk yang sudah menginstal IKD.
Pujo menyampaikan program ini dilaksanakan di tingkat RW karena menilai lebih efektif untuk menjangkau masyarakat. "Ternyata di RW mereka lebih semangat karena misalkan kekurangan apa persyaratan mereka langsung pulang mengambil dengan jalan kaki atau naik sepeda atau sepeda motor itu bisa. Jadi mereka lebih senang dengan dekat seperti ini," ujarnya.
Pujo menyebut antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah warga yang datang untuk mendapatkan layanan kependudukan. Kegiatan Super Biometrik yang dibuka sejak pukul 08.00 WIB, hingga pukul 10.00 WIB telah diikuti lebih dari 70 orang.
Menurut Pujo, tingginya antusiasme masyarakat juga memberikan dampak positif bagi petugas Dispendukcapil. "Itu yang membuat kami lebih bersemangat untuk melakukan pelayanan yang tingkat RW ini," tambahnya.
Dalam kegiatan Super Biometrik, Dispendukcapil Kota Madiun tidak hanya melayani instalasi dan aktivasi IKD, tetapi juga perekaman KTP elektronik, pembaruan Kartu Keluarga termasuk perubahan menjadi KK ber-barcode, serta pembuatan akta kelahiran.
Pujo menjelaskan persyaratan utama untuk instal IKD adalah HP dan KTP. Sementara untuk pengurusan akta kelahiran, dokumen yang dibutuhkan antara lain fotokopi KK, fotokopi buku nikah, fotokopi KTP pelapor, fotokopi kedua orang saksi, dan apabila ada, fotokopi ijazah untuk mencocokkan nama orang tua.
Lebih lanjut, Pujo menyampaikan program Super Biometrik direncanakan menyasar seluruh RW di Kota Madiun. Untuk Januari 2026, kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir di enam RW di Kelurahan Sukosari hingga 29 Januari 2026.
Editor : Rofiq